Berita Aceh Tamiang
TNI dan Warga Rampungkan Jembatan Aramco di Aceh Tamiang
Jembatan Aramco ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk menunjang aktivitas warga sekaligus mempercepat
Jembatan Aramco ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk menunjang aktivitas warga sekaligus mempercepat pemulihan ekonomi lokal.
Laporan Zaki Mubarak
PROHABA.CO, KUALA SIMPANG – Sinergi TNI dan masyarakat berhasil mempercepat pemulihan infrastruktur pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang.
Jembatan Aramco yang menghubungkan Desa Tanah Terban dan Desa Tupah, Kecamatan Karang Baru, kini telah rampung dan sudah dapat dimanfaatkan warga.
Pembangunan jembatan tersebut dilaksanakan oleh personel TNI dari Kodim 0117/Aceh Tamiang bersama masyarakat setempat, sebagai solusi cepat untuk memulihkan konektivitas antarwilayah yang sebelumnya terganggu akibat bencana alam.
Komandan Kodim 0117/Aceh Tamiang, Letkol Arm Raden Subhi Fitra Jaya, mengatakan pembangunan jembatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam membantu masyarakat.
“Jembatan Aramco ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk menunjang aktivitas warga sekaligus mempercepat pemulihan ekonomi lokal,” ujarnya, Senin (20/4/2026).
Ia menambahkan, akses tersebut sangat vital karena menjadi jalur utama mobilitas warga, termasuk untuk mengangkut hasil pertanian dan kebutuhan sehari-hari.
Sementara itu, Datuk Penghulu Desa Tanah Terban, M Jafar, menyampaikan apresiasi atas respons cepat TNI dalam membantu masyarakat.
“Jembatan ini sangat penting bagi kami. Terima kasih atas dukungan penuh dari TNI sehingga pembangunan bisa selesai tepat waktu,” katanya.
Dengan beroperasinya Jembatan Aramco, kendala transportasi yang selama ini dihadapi warga kini teratasi.
Akses menuju fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, serta distribusi hasil bumi menjadi lebih mudah.
Jembatan ini diharapkan menjadi penggerak baru bagi pemulihan ekonomi masyarakat di Kecamatan Karang Baru pascabencana.
Warga pun kini tidak lagi harus menempuh jalur alternatif yang lebih jauh, sehingga waktu dan biaya transportasi dapat lebih efisien. (*)
| Kersetrum Saat Beraksi, Dua Pencuri Kabel Dibekuk, Terjadi di Kolong Jembatan Kualasimpang |
|
|---|
| Nelayan Aceh Tamiang Hilang Setelah Perahu Terbalik Dihantam Ombak di Perairan Seruway |
|
|---|
| Wakil Gubernur Aceh Turun ke Aceh Tamiang Tinjau Infrastruktur Jalan dan Perusahaan Air Minum |
|
|---|
| LP Kualasimpang Ultimatum Narapidana Kembali Sebelum 17 Mei 2026, Terancam DPO |
|
|---|
| Lantai Huntara Danantara Aceh Tamiang Amblas Sepanjang 12 Meter, Penghuni Terancam Bahaya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/2026-04-20-at-215438_Online.jpg)