Breaking News:

Internasional

Terbukti Membunuh Demonstran pada 2019, Pengadilan Sudan Hukum Mati Seorang Perwira

Pengadilan Sudan, Senin (24/5/2021) menjatuhkan hukuman mati seorang perwira paramiliter. Dia dituduh terbukti membunuh seorang demonstran.

Editor: IKL
AP
Para pengunjuk rasa yang dibunuh oleh pasukan keamanan, dilukis di dinding tempat para demonstran melakukan aksi duduk, di Khartoum, Sudan pada 16 Juni 2019. 

PROHABA.CO, KHARTOUM - Pengadilan Sudan, Senin (24/5/2021) menjatuhkan hukuman mati seorang perwira paramiliter.

Dia dituduh terbukti membunuh seorang demonstran selama pembubaran kamp protes di ibu kota, Khartoum, dua tahun lalu.

Pengadilan memutuskan Youssef Mohieldin al-Fiky, seorang mayor dari Pasukan Dukungan Cepat paramiliter, menabrak seorang pengunjuk rasa dengan mobilnya.

Ketika pasukan keamanan membubarkan aksi duduk di luar markas militer pada Juni 2019.

Dilansir AFP, pengunjuk rasa, Hanafy Abdel-Shakour, satu dari lebih dari 120 orang yang tewas.

Dalam aksi penumpasan secara brutal terhadap para demonstran di Khartoum dan tempat lain di Sudan pada Juni 2019.

Itu terjadi dua bulan setelah militer menggulingkan Presiden saat itu Omar al-Bashir.

Di tengah-tengah pemberontakan publik terhadap pemerintahan otokratis hampir tiga dekade.

Al-Fiky menabrakkan mobilnya ke Abdel-Shakour yang berusia 22 tahun, di Omdurman.

Sebuah kota yang berdekatan dengan Khartoum, menurut kantor berita SUNA.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved