Internasional

Nenek 81 Tahun Nikahi Pria Muda, Blak-Blakan Bicara soal Ranjang

Seorang nenek berusia 81 tahun menikah dengan seorang pria yang jauh lebih muda darinya. Ia menikah dengan pria berumur 36 tahun, umur mereka ...

Editor: Muliadi Gani
FACEBOOK/Iris Jones
Iris Jones (81, tengah) dan suami mudanya, Mohamed Ahmed Ibriham (36, tengah) berfoto bersama keluarga Ibrahim di Mesir. Kisah cinta keduanya terbilang unik, dapat tentangan, tapi akhirnya mereka menikah. 

PROHABA.CO, INGGRIS -  Seorang nenek berusia 81 tahun menikah dengan seorang pria yang jauh lebih muda darinya.

Ia menikah dengan pria berumur 36 tahun, umur mereka terpaut 45 tahun.

Kisah cinta nenek Iris Jones dan suami mudanya, Mohamed Ahmed Ibriham, ini terbilang unik.

Selain berbeda usia yang terpaut jauh, keduanya juga berbeda kewarganegaraan.

Keluarga Ibrahim sangat mendukung pernikahan ini, sedangkan anak-anak Iris menentang hubungan suami-istri tersebut.

Meski begitu, Iris mengaku siap meninggalkan anak-anaknya (dari suami sebelumnya) demi hidup bersama suami barunya itu.

Melansir dari Eva.vn, Jumat (28/5/2021), berbagi di program "This Morning" ITV, pasangan ini memperlihatkan keromantisan cinta mereka selama acara berlangsung.

Keduanya berbicara tentang kisah pribadi dalam kehidupan pernikahan mereka.

Diketahui bahwa nenek Iris adalah warga negara Inggris dan suami mudanya, Ibriham adalah orang Mesir.

Baca juga: Syahra Larez Segera Menikah Muda

Keduanya berkisah, mereka tidak sengaja mengenal satu sama lain ketika bergabung dengan grup jejaring sosial Facebook pada tahun 2019.

Mereka dengan cepat menjadi dekat setelah mengobrol dan curhat secara online melalui pepersanan Facebook Massanger.

Tak lama kemudian, pada November 2019, Iris terbang ke Mesir untuk menemui kekasih mudanya itu. 

"Saya sangat gugup, tetapi saat pertama kali melihatnya saya tahu itu adalah cinta sejati,” kata Ibrahim di acara TV tersebut.

“Saya adalah pria yang beruntung telah menemukan wanita seperti ini," ujarnya di hadapan sang istri dan pemirsa.

Belakangan, Ibriham bahkan berhenti dari pekerjaannya untuk menghabiskan waktu bersama Iris selama dia tinggal di Mesir.

Pada November 2020, pasangan ini sepakat menikah.

Namun, keduanya tak melangsungkan pernikahan adat, melainkan hanya menandatangani akad nikah bersama.

Kemudian mereka mengadakan resepsi kecil-kecilan di sebuah restoran lokal, di tengah pandemi Covid-19.

Baca juga: 27 Tahun Menikah, Bill Gates dan Melinda Resmi Bercerai

Dalam acara televisi tersebut, Iris juga dengan leluasa berbagi tentang malam pernikahannya.

Dia mengatakan bahwa terdapat perbedaan usia yang jauh di antara mereka, tapi ‘adegan ranjang’ dirinya dan suami masih sangat cocok dan bahagia.

Namun, setelah itu, kisah cinta pasangan tersebut mengalami beberapa masalah ketika mereka tidak bisa hidup bersama untuk sementara waktu.

Iris harus kembali ke Inggris karena visanya sudah habis.

Dia juga tidak tahan dengan panas dan udara berdebu di Mesir, karena tidak baik untuk kesehatan di usianya yang sudah 81 tahun.

Selain itu, Iris juga mengalami kesulitan keuangan ketika dia harus menghabiskan 50 Poundsterling (Rp 1,1 juta) sehari untuk biaya akomodasi di Mesir.

Sementara itu, suaminya Ibriham kesulitan mendapatkan visa untuk datang ke Inggris.

Itu membuat Iris sangat khawatir dan takut dia tidak akan melihat suaminya lagi.

Iris mengaku sampai menangis karena merindukan pasangan barunya itu.

Baca juga: Calon Pasangan Pengantin ini Memutuskan Batalkan Pernikahan karena Ayah Kawin Lari dengan Ibu Mertua

Beberapa bulan kemudian, masalah visa diselesaikan ketika Iris meminta bantuan Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson.

Ibriham akhirnya bisa menginjakkan kakinya di Inggris untuk berkumpul kembali dengan istrinya.

Dalam posting Facebook baru-baru ini, Iris memberikan pujian bersayap kepada suaminya yang berusia 36 tahun itu.

Mengatakan bahwa suami tercinta telah merawatnya dengan sangat bijaksana dan hati-hati.

Iris pernah jatuh dari tangga dan dirawat di rumah sakit untuk perawatan, semua ini sangat mengharukan.

"Cinta adalah saat ia memotong kuku kaki saya.

Cinta adalah saat ia membawa saya menaiki tangga saat lift rusak.

Cinta adalah saat ia menghabiskan waktu berjam-jam mencari telepon listrik,” kata Iris sembari menitikkan air mata.

“Aku mencintaimu untuk segalanya, Ibriham orang yang sabar, pengertian, dan tekadmu, perhatianmu membuatku jatuh cinta padamu,” sambung Iris sambil menangis.

Baca juga: Dokter Digerebek, Ternyata Menikah dengan Suami Orang

“Terima kasih telah mencintai dan hidup bersamaku,” katanya.

Sebelum menikah dengan Iris, Ibriham adalah seorang pekerja miskin, tinggal di rumah dengan tiga kamar tidur bersama orang tuanya, dua adik perempuan, dan satu adik laki-laki.

Sementara itu, Iris seorang pensiunan, tinggal di rumah senilai 220.000 Poundsterling (Rp 4,4 miliar), menerima gaji dan tunjangan 200 poundsterling (Rp 4 juta) setiap minggunya.

Ketika memutuskan untuk menikah dan tinggal bersama Iris, Ibriham mendapat banyak kritikan dan cibiran.

Banyak orang yang tidak percaya dengan cinta ini dan percaya bahwa Ibriham hanya setuju untuk menikahi Iris karena ingin memanfaatkan harta istri tuanya itu.

Namun, Ibriham menyangkal semua tuduhan itu hanya semata-mata untuk uang.

"Saya tidak peduli di mana kami tinggal, dia kaya atau miskin, saya hanya ingin bersama Iris.

Tempat tinggal, Mesir atau Inggris, adalah pilihannya,” kata Ibrahim.

Baca juga: Suami Istri Kembar, Efeknya Pernah Tertukar Pasangan

“Semua orang mengira saya pergi ke dia karena berbagai alasan.

Saya tahu Inggris adalah negara yang indah dan banyak orang ingin pergi ke sana tetapi saya tidak,” tegasnya.

“Saya bersedia tinggal bersamanya di mana pun di dunia ini," kata Ibrahim yang membantah semua tuduhan itu.

Ibriham juga menyampaikan bahwa keluarganya sangat mendukung kisah cintanya dengan Iris.

Ibu kandung Ibriham percaya bahwa selama putranya bahagia, mereka juga bahagia.

Sebaliknya, Iris tidak mendapat dukungan dari keluarganya ketika anak tirinya dengan suami sebelumnya berkali-kali menentang pernikahan ini.

Namun, Iris percaya bahwa dirinya memiliki hak untuk mengurus pernikahannya sendiri.

Bahkan ia menyatakan kesediaannya untuk meninggalkan anak-anaknya agar dapat hidup bersama dengan suami mudanya itu. (serambinews.com/ar)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved