Breaking News:

Jenis Kelamin yang Diakui Negara Hanya Dua, KK dan KTP-e pada Transgender

Praktik diskriminasi tidak boleh ada dalam pelayanan publik. Setiap warga negara Indonesia berhak mendapat pelayanan publik yang setara dan nondiskrim

Editor: IKL
For Serambinews.com
Penyerahan KK dan KTP-el kepada transgender 

Dirjen Zudan menegaskan, sesuai dengan hukum dan peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia hanya ada dua jenis kelamin, yakni laki-laki dan perempuan.

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

PROHABA.CO,  JAKARTA - Praktik diskriminasi tidak boleh ada dalam pelayanan publik. Setiap warga negara Indonesia berhak mendapat pelayanan publik yang setara dan nondiskriminatif. 

Itulah inti pesan Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, Zudan Arif Fakrulloh (ZAF) saat memberikan Layanan Adminduk berupa pendataan dan perekaman KTP-el serta penerbitan Kartu Keluarga bagi kelompok transgender, di Kota Tangerang Selatan, Rabu (2/6/2021).

Kalau bagaimana dengan kolom jenis kelamin? Dirjen Zudan menegaskan, sesuai dengan hukum dan peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia hanya ada dua jenis kelamin, yakni laki-laki dan perempuan.

Tidak ada jenis kelamin waria atau transgender.

"Dukcapil mematuhi hukum yang berlaku. Saya minta teman-teman transgender mengisi datanya secara jujur.

Namanya harus nama asli, jangan diubah. Nama bapak dan ibu jangan diubah. Jangan menghilangkan atau mengganti nama bapak dan ibu karena bisa menghilangkan nasab.

Selain itu, dengan memiliki KK dan KTP el maka kaum transgender akan mudah mendapatkan pelayanan publik seperti BPJS, SIM, Bantuan Sosial, membuka rekening bank dan lain-lain" katanya menandaskan. 

Ia mengatakan, negara bertanggungjawab agar seluruh WNI mendapatkan pelayanan Adminduk terbaik secara cepat dan mudah tanpa diskriminasi.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved