Breaking News:

Tiga Penjual Chip Judi Online Dicambuk di Pijay

Kejaksaan Negeri Pidie Jaya (Kejari Pijay), Rabu (8/6/2021) siang melakukan uqubat cambuk terhadap tiga terpidana penjual chip judi online Higgs

Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM
ALGOJO dari Kejari Pidie Jaya mengeksekusi hukuman cambuk kepada salah satu dari tiga pelaku judi online atau penjual chip higgs domino di halaman Masjid Agung Tgk Chik Pante Geulima Meureudu, Pidie Jaya, Rabu (9/6/2021) siang 

MEUREUDU - Kejaksaan Negeri Pidie Jaya (Kejari Pijay), Rabu (8/6/2021) siang melakukan uqubat cambuk terhadap tiga terpidana penjual chip judi online Higgs Domino atau Scatter.

Hukuman cambuk itu dipusatkan di halaman Masjid Agung Tgk Chik Pante Geulima, Kecamatan Meureudu, Pijay.

Kepala Kejari Pijay, Mukhzan MH kepada Prohaba, Rabu (9/6/2021) petang mengatakan, ketiga pelaku penjual chip Scatter ini dicambuk setelah putusan hukumnya inkrah (memiliki kekuatan hukum tetap).

"Ketiga pelaku judi Higgs Domino itu masing-masing UB (34), warga Kecamatan Mutiara Timur,  Pidie dan dua warga Kecamatan Trienggadeng, yaitu  FU (28) dan HM (20).  Tiga pelaku judi online ini dicambuk enam hingga delapan kali," ujar Kepala Kejari Pidie Jaya.

Mereka dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 20 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.

Berdasarkan putusan hakim, UB dicambuk sepuluh kali. Namun, karena terhukum telah menjalani hukuman penjara selama 60 hari atau dua bulan, maka pidananya dikurangi dua kali cambuk sehingga menjadi delapan kali saja.

Lalu, dua pelaku FU dan HM melanggar Pasal 18 juncto Pasal 6 ayat (1) Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.

Keduanya masing-masing dicambuk enam kali. "Dua pelaku ini sebenarnya divonis delapan kali cambuk, tapi mendapat potongan dua kali, karena telah menjadi kurungan selama dua bulan, sehingga eksekusi cambuknya hanya menjadi enam kali saja per orang," sebutnya. (idris ismail)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved