Breaking News:

Begini Panduan Salat Idul Adha dan Pelaksanaan kurban 1442 H di Masa Covid Dari Kemenag

Kemenag RI telah menerbitkan panduan pelaksanaan takbiran, pelaksanaan salat Idul Adha, prosesi penyembelihan dan pendistribusian daging kurban.

Editor: iklan Serambi
For Serambinews.com
Kakanwil Kemenag Aceh, Iqbal. 

Iqbal menjelaskan, aturan ini mencakup, pelaksanaan takbiran pada malam lebaran, pelaksanaan salat Idul Adha, dan prosesi penyembelihan dan pendistribusian hewan kurban. 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

PROHABA.CO, BANDA ACEH - Kementerian Agama (Kemenag) RI telah menerbitkan panduan  salat Idul Adha dan pelaksanaan kurban 1442 H. 

Panduan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 15 Tahun 2021 Tentang Penerapan Protokol Kesehatan Dalam Penyelenggaraan Shalat Idul Adha dan Pelaksanaan Qurban Tahun 1442 H/2021 M.

Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Aceh, Dr H Iqbal SAg MAg mengatakan SE tersebut diterbitkan sebagai upaya pencegahan, pengendalian, memutus mata rantai wabah serta memberikan rasa aman kepada umat Islam dari wabah Covid-19 saat pelaksanaan ibadah salat Idul Adha dan pelaksanaan kurban.

"Ini sifatnya untuk kebaikan kita semua, sehingga ibadah yang kita laksanakan berjalan lancar dan yang terpenting kita juga terhindar dari wabah yang terus menghantui kita dalam dua tahun terakhir," ujar Iqbal pada Rabu, 23 Juni 2021.

Iqbal menjelaskan, aturan ini mencakup, pelaksanaan takbiran pada malam lebaran, pelaksanaan salat Idul Adha, dan prosesi penyembelihan dan pendistribusian hewan kurban. 

Secara keseluruhan, dalam setiap kegiatan tersebut,  setiap orang diminta untuk mengindahkan protokol kesehatan.

Baca juga: Ditemukan 40 Varian Virus Corona Delta Plus yang Lebih Mudah Menular di India

Berdasarkan surat edaran tersebut, kata Iqbal, takbiran dapat dilaksanakan di masjid atau mushalla dengan syarat yang hadir hanya 10 persen dari kapasitas tempat serta dapat disiarkan secara virtual, dan sementara takbir keliling ditiadakan.

Kakanwil melanjutkan, shalat Idul Adha  hanya dilaksanakan di masjid, musala, atau lapangan yang berada di luar zona merah dan orange, sedangkan untuk daerah yang masuk dalam zona merah dan orange pelaksanaannya dapat ditiadakan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved