Breaking News:

Internasional

AS Setuju Mencabut Sanksi Pengiriman Minyak, Klaim Pejabat Iran

Pemerintah Iran, Rabu (23/6/2021) mengatakan Amerika Serikat (AS) telah setuju menghapus semua sanksi terhadap minyak dan pengiriman Iran.

Editor: iklan Serambi
AFP/Fle
Kapal tanker Iran dan kapal Panama yang disita diduga mentransfer minyak secara ilegal di perairan Indonesia pada 24 Januari 2021 

PROHABA.CO, DUBAI - Pemerintah Iran, Rabu (23/6/2021) mengatakan Amerika Serikat (AS) telah setuju menghapus semua sanksi terhadap minyak dan pengiriman Iran.

Bahkan, telah mengeluarkan beberapa tokoh senior dari daftar hitam.

Hal itu terungkap pada pembicaraan menghidupkan kembali kesepakatan nuklir Teheran 2015 dengan kekuatan global yang sekarang sedang jeda.

Pernyataan tersebut, oleh Kepala Staf Presiden Hassan Rouhani yang akan keluar.

Dimana konsisten dengan pernyataan sebelumnya oleh para pejabat di kubu pragmatis Rouhani.

Bahwa Washington siap untuk membuat konsesi besar pada pembicaraan, yang berlangsung sejak April 2021 di Wina.

Dilansir AFP, pembicaraan ditunda pada Minggu (20/6/2021) untuk istirahat, dua hari setelah Iran mengadakan pemilihan presiden.

Baca juga: Presiden Baru Iran Ebrahim Raisi, Ulama Ultrakonservatif Dan Juga Berperan Dalam Algojo Massal

Dimenangkan oleh garis keras Ebrahim Raisi.

Seorang kepala peradilan Iran yang ada dalam daftar hitam AS.

Raisi akan menggantikan Rouhani pada Agustus 2021.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved