2 Penumpang Asal Surabaya yang Positif Covid-19 Berhasil Terbang ke Pontianak Pakai Surat PCR Palsu

Kasus penumpang pesawat menggunakan surat PCR palsu kembali terjadi. Padalah penumpang yang menggunakan surat PCR palsu tersebut positif Covid-19.

Editor: IKL
IST
Pesawat Lion Air 737 MAX 8 seperti dalam foto inilah yang Senin (29/10/2018) pagi tadi jatuh di perairan Kabupaten Karawang. 

PROHABA.CO -- Kasus penumpang pesawat menggunakan surat PCR palsu kembali terjadi.

Padalah penumpang yang menggunakan surat PCR palsu tersebut positif Covid-19.

Setelah terbongkar di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara, praktik pemalsuan surat bebas Covid-19 diduga terjadi di Surabaya, Jawa Timur.

Dua orang yang positif Covid-19 asal Surabaya ikut terbang dengan pesawat Lion Air ke Pontianak.

Mereka berhasil terbang ke Pontianak karena menggunakan surat PCR yang ternyata palsu.

Baca juga: Setelah Sakit, Aura Kasih Baru Percaya Covid Bukan Konspirasi

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Harisson menjelaskan ditemukan dari penumpang positif membawa surat PCR yang memang ada barcodenya, bahkan membawa surat PCR dari klinik Kantor Gubernur.

"Dua orang penumpang pesawat Lion palsu Air rute Surabaya ke Pontianak mengakui ternyata surat swab PCR-nya ditawarkan calo di terminal," ujarnya seperti dikutip dari Tribun Pontianak.

Harisson menjelaskan dugaan calo surat swab PCR di terminal-terminal bus maupun yang ada di terminal Bandara Juanda Surabaya.

SH dan R mengakui datang ke Bandara Juanda dan banyak calo yang menawarkan surat swab PCR tanpa harus melakukan pemeriksaan.

Walau demikian, tuduhan itu sudah dibantah pengelola Bandara Juanda Surabaya.

Di sisi lain, temuan ini membuat Pemprov Kalimantan Barat diberi sanksi berupa larangan membawa penumpang dengan rute yang sama selama seminggu ke depan.

Maskapai itu tidak dibolehkan terbang membawa penumpang dari Surabaya ke Pontianak selama 7 hari, tapi mereka boleh tetap terbang jika membawa kargo,” jelasnya.

Harisson juga menambahkan kalau Gubernur Kalbar telah dikeluarkan Pergub Nomor 75 Tahun 2021 tentang perubahan atas Peraturan Gubernur Nomor 110 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan.

"Pergub itu, salah satunya memutuskan kembali memperpanjang syarat masuk ke Kalbar bagi penumpang pesawat yakni tetap dengan menggunakan hasil negatif swab PCR," jelas Harisson.

Baca juga: Diperkirakan Penyakit Ini Muncul Setelah Covid-19 Mereda. Asia Tenggara Jadi Sorotan WHO

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved