Breaking News:

Polres Langsa Ringkus Tersangka Predator Anak di Bawah Umur, Korban Diancam Tak Diberi Makan

Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal Polres Langsa, menciduk satu tersangka predator anak di bawah umur...

Editor: Muliadi Gani
HAND OVER DOKUMEN PRIBADI
KAPOLRES Langsa, AKBP Agung Kanigoro Nusantoro. Satreskrim Polres Langsa menangkap pelaku pencabulan anak di bawah umur. 

PROHABA, LANGSA - Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal Polres Langsa, menciduk satu tersangka predator anak di bawah umur.

Tersangka M (39) sehari-hari sebagai buruh harian lepas ini adalah warga di Kecamatan Langsa Barat, yang tidak lain adalah paman korban sebut saja bernama Melati, murid kelas 4 sekolah dasar (SD).

Kepolres Langsa, AKBP Agung Kanigoro, MH, melalui Kasat Reskrim, Iptu Arief Sukmo Wibowo SIK, Senin (28/6/2021) mengatakan, tersangka M saat ini sudah diamankan di Mapolres Langsa Untuk proses penyidikan.

Menurut Kasat Reskrim, tersangka pelaku M ditangkap pada 18 Juni 2021 sekitar pukul 18.15 WIB di dalam areal gudang, di Gampong Blang Seunibong, Kecamatan Langsa Kota.

Sebelumnya, petugas Sat Reskrim Polres Langsa menerima laporan dari masyarakat tentang adanya tindak pidana pemerkosaan dan atau pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur yang diduga dilakukan M, paman korban.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Anggota Sat Reskrim Polres Langsa pada tanggal 18 Juni 2021 itu bersama dengan Anggota Sat Intel Polres Langsa berhasil mendapatkan informasi tentang keberadaan pelaku.

Baca juga: Pelaku Pelecehan Seksual Dengan Modus Beli Bulu Mata Pancing di Abdya Dibekuk Polisi

“Informasi saat itu pelaku sedang berada di dalam areal gudang pengangkutan Gampong Blang Seunibong,” sebut Kasat.

Iptu Arief menambahkan, setelah keberadaan pelaku terdeteksi saat itu juga anggota Sat Reskrim dan Anggota Sat Intel bergerak menuju lokasi serta berhasil menangkap tersangka M.

“Setelah ditangkap sekitar pukul 18.15 WIB di gudang itu, tersangka M langsung kita bawa dan diamankan ke Mapolres Langsa untuk proses hukum lebih lanjut,” terangnya.

Menurut Kasat Reskrim, modus tersangka M sebelum melakukan dugaan tindak pidana itu adalah dengan mengancam korban tak akan diberi makan dan tidak boleh datang ke rumah pelaku jika korban tak mau mengikuti atau menuruti perintah pelaku untuk memuaskan hasrat bejatnya itu.

Selain itu, pelaku juga membujuk rayu dengan mengiming-imingi korban akan memberikan uang Rp 5.000.

Atas dugaan tindak pidana pemerkosaan terhadap anak di bawah umur ini, tersangka M dijerat penyidik dengan Pasal 50 Sub Pasal 47 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat. (zb)

Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved