Breaking News:

Terkait Kasus Cabul, Seorang Guru jadi DPO Polres Aceh Tamiang

Seorang guru Dayah di Aceh Tamiang, DJF (35) men- jadi buronan Polres Aceh Tamiang atas kasus dugaan pencabulan...

Editor: Muliadi Gani
FOTO: FOR PROHABA
Polres Aceh Tamiang menetapkan seorang guru dayah sebagai DPO kasus dugaan pencabulan terhadap santri 

PROHABA, KUALASIMPANG - Seorang guru Dayah di Aceh Tamiang, DJF (35) men- jadi buronan Polres Aceh Tamiang atas kasus dugaan pencabulan.

Surat DPO ini diterbitkan polisi setelah keberadaan DJF tidak lagi diketahui usai dilaporkan warga atas tuduhan pencabulan.

Sebelumnya DJF yang berdomisili di Kampung Simpang IV, Karangbaru, Aceh Tamiang dilaporkan seorang wagar ke Satreskrim Mapolres Aceh Tamiang pada 10 Mei lalu.

Dalam laporan Nomor: LP.B/26/V/ RES.1.24/2021/ACEH/SPKT itu,pelaku dituduh telah melakukan pencabulan terhadap santri.

Kasat Reskrim Polres Aceh Tamiang Iptu Fauzan Zikra belum terhubung ketika dikonfi rmasi.

Namun sebelumnya dia mengakui adanya laporan ini dan kasusnya masih ditangani.

Sementara ayah korban, Su (41) mengatakan kejahatan seksual ini dialami anaknya pada tahun lalu saat masih duduk di bangku kelas satu Dayah.

“Tapi baru terungkap puasa kemarin, langsung saya buat laporan,” kata Su, Sabtu (3/7/2021). Belakangan kata dia, terungkap kalau korban kejahatan ini sebanyak tiga orang.

“Yang buat saya emosi, korban lain merupakan keponakan saya yang statusnya yatim piatu,” ujarnya.

Suberharap polisi menangani kasus ini dengan serius agar pelaku segera ditangkap.

Sebab ada kekhawatiran pelaku mengulangi perbuatannya di tempat lain.

“Informasinya dia pernah juga buat begini di Lhokseumawe, mungkin karena diselesaikan secara kekeluargaan, makanya dia pindah ke Tamiang,” kata Su.(mad)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved