Minggu, 3 Mei 2026

Benarkah Tingginya Lonjakan Kasus Covid karena Vaksinasi?

Unggahan terkait anggapan lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia setelah adanya program vaksinasi, belakangan ini ramai diperbincangkan di media ...

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
WARGA antrean untuk mengisi ulang tabung gas oksigen di Medical Oxygen di Jalan Minangkabau Timur, Jakarta Selatan, Kamis (1/7/2021). Pedagang mengaku, permintaan isi ulang tabung gas oksigen meningkat tajam setelah terjadi lonjakan kasus positif Covid-19. 

“Jadi, saat ini kondisi kita dalam kategori pandemi yang artinya laju penularan dan konsentaris virus sangat tinggi,” jelas dia.

Baca juga: Dunia Kini Berada di Titik Berbahaya Pandemi Covid

Apa penyebabnya? Terkait dengan masih adanya orang yang sudah divaksin tapi masih bisa terinfeksi, dirinya menjelaskan hal ini karena secara teori terdapat sejumlah faktor yang menyebabkan seseorang yang sudah vaksin tetap bisa tertular.

Faktor tersebut di antaranya yakni host, lingkungan, dan virus itu sendiri.

Akan tetapi, menurutnya, manfaat vaksin adalah membuat gejala tidak menjadi parah.

“Vaksin akan bekerja saat virus masuk ke tubuh kita.

Dalam pertandingan bisa saja kita menjadi positif, tetapi gejala dan tingkat keparahan tidak terjadi, itulah manfaat vaksin,” ungkapnya.

Sementara itu, Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, lonjakan angka kematian terkait Covid-19 di Indonesia terjadi seiring melonjaknya kasus positif virus corona di Indonesia.

Selain itu, Wiku juga tidak menampik bahwa lonjakan kematian pasien Covid-19 ini disebabkan oleh kapasitas rumah sakit yang penuh.

Seperti diketahui, media sosial Indonesia belakangan diramaikan oleh keluhan banyak warga yang kesulitan mendapat kamar di rumah sakit.

Bahkan, beberapa pasien Covid-19 meninggal dunia karena belum sempat tertangani.

“Kapasitas rumah sakit memang bukan tidak ada batasnya,” jelasnya kepada Kompas.com belum lama ini.

“Maka dari itu, upaya untuk mencegah penularan di masyarakat sangat penting untuk mengurangi jumlah orang yang perlu perawatan di rumah sakit,” tambahnya. (kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved