Breaking News:

Diterjang Ombak, Tiga Nelayan Jatuh ke Laut, Satu Meninggal

Seorang nelayan bernama Syajuli Zakaria (51), warga Desa Tanjongan, Jangka, Bireuen sekitar pukul 07.00 WIB, Rabu (14/07/2021) tenggelam saat melaut..

Editor: Muliadi Gani
FOTO: DOK. POLSEK JANGKA
Warga Desa Tanjongan, Jangka, Bireuen, Rabu (14/07/2021) siang sedang menyalatkan Syajuli Zakaria yang meninggal akibat tenggelam di laut Jangka setelah boat yang mereka tumpangi diterjang ombak. 

PROHABA, BIREUEN - Seorang nelayan bernama Syajuli Zakaria (51), warga Desa Tanjongan, Jangka, Bireuen sekitar pukul 07.00 WIB, Rabu (14/07/2021) tenggelam saat melaut di laut kawasan Desa Alue Bie Pusong, Jangka, Bireuen.

Korban ditemukan dalam keadaan kritis dan beberapa saat kemudian dalam perjalanan ke Puskesmas Jangka dinyatakan meninggal dunia.

Kapolres Bireuen, AKBP Taufik Hidayat MSi melalui Kapolsek Jangka, Iptu M Thahar SH kepada Prohaba mengatakan, berdasarkan keterangan dari para nelayan setempat, korban dan rekannya saat itu sedang di laut.

Sembilan orang mereka berada di dalam sebuah boat yang berjarak sekitar 30 meter dari bibir pantai.

Pada saa hendak memutar boat ke arah pinggir pantai untuk melabuh pukat tiba-tiba boat mereka diempas ombak besar, sehingga korban dan dua rekannya terjatuh ke laut.

Melihat kejadian tersebut, rekan korban di atas boat berusaha menolong.

Ketiganya segera dibantu, salah seorang di antaranya kritis dan segera dibawa ke Puskesmas Jangka.

Baca juga: Nelayan Pasie Raja Meninggal Saat Melaut

Korban atas nama Syajuli Zakaria meninggal dalam perjalanan ke puskesmas.

Setelah divisum, korban segera dibawa pulang ke rumahnya untuk dikebumikan.

Muspika Jangka beserta anggota Polsek Jangka, anggota Koramil 07 Jangka, Bhabinkamtibmas dan Babinsa melayat ke rumah korban.

Camat Jangka, Alfian S Sos menambahkan, para nelayan dalam boat tersebut saat itu hendak melabuh pukat.

Kawasan tersebut terdapat pusaran air dan berombak, tiga jatuh dan segera dibantu.

Salah seorang di antara mereka sepertinya kurang mahir berenang hingga kritis dan meninggal dalam perjalanan ke Puskesmas Jangka.

“Korban sudah dibawa pulang ke rumahnya,” ujar camat.

Korban menurut keterangan perangkat desa setempat adalah salah satu warga miskin dan meninggalkan satu istri dan tiga anak. (yus)

Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved