Breaking News:

Seorang Wanita Diberikan Suntik Kosong Tanpa Cairan Vaksin di Malaysia, Ini Penyebabnya

Seorang wanita di Malaysia diberi suntikan kosong ketika mengunjungi pusat vaksinasi untuk divaksin Covid-19.

Editor: IKL
Freepik
ILUSTRASI vaksinasi. Seorang wanita di Malaysia diberi suntikan kosong ketika mengunjungi pusat vaksinasi untuk divaksin Covid-19. 

PROHABA.CO - Seorang wanita di Malaysia diberi suntikan kosong ketika mengunjungi pusat vaksinasi untuk divaksin Covid-19.

Dilansir Sky News, pemerintah menyebut kesalahan itu merupakan sebuah kelalaian.

Perawat mengakui ia melakukan kesalahan penyuntikan karena kelalahan.

Selain wanita itu, dua orang lainnya di Kedah akhirnya diberi dosis ekstra karena diragukan apakah mereka diberi suntikan kosong juga atau tidak.

Baca juga: Lockdown Malaysia, Bar di Kuala Lumpur Berubah Jadi Bank Makanan Bantu Warga Penuhi Kebutuhan

Baca juga: Lockdown Malaysia Diperketat, Hanya Satu Orang Per Rumah Tangga Boleh Keluar Cari Kebutuhan

"Bahkan jika ada satu kesalahan saja, itu kesalahan yang banyak," ujar Menteri Inovasi, Teknologi dan Sains Khairy Jamaluddin pada Jumat (23/7/2021).

"Sejauh ini kasus-kasus yang ada disebabkan kelalaian manusia, saya meminta maaf kepada mereka. Dan tentu saja kami akan melakukan yang lebih baik lagi."

Warga menerima vaksin virus corona Covid-19 Sinovac di truk vaksin bergerak di Kuala Lumpur, Malaysia pada 21 Juni 2021. (Mohd RASFAN / AFP)
Warga menerima vaksin virus corona Covid-19 Sinovac di truk vaksin bergerak di Kuala Lumpur, Malaysia pada 21 Juni 2021. (Mohd RASFAN / AFP) 

Sementara itu, sang perawat kini mendapat tindakan disiplin.

Total 13 orang mengajukan laporan kepada polisi, mengaku mereka diberi suntikan vaksin kosong.

Namun sebagian dari klaim mereka terbukti tidak benar atau tidak meyakinkan.

Orang yang menerima vaksin di Malaysia sekarang akan diminta untuk mencatatnya untuk mencegah hal yang sama terjadi lagi, tambah Khairy.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved