Breaking News:

Badai Pasir Terjang China dan Amerika, Dunhuang Kacau dan Terjadi Tabrakan 20 Kendaraan di Utah

Badai pasir menerjang dua wilayah berbeda dalam waktu yang bersamaan, yaitu di Dunhuang, China dan di Utah, Amerika Serikat.

Editor: IKL

PROHABA.CO - Badai pasir menerjang dua negara berbeda pada waktu yang sama, yaitu di Dunhuang, China dan di Utah, Amerika Serikat.

Dilansir South China Morning Post, badai pasir besar dengan awan debu yang menjulang setinggi setidaknya 100 meter menyebabkan kekacauan lalu lintas di kota Silk Road kuno Dunhuang, barat laut China.

Badai pasir melanda sekitar pukul 3 sore pada Minggu, 25 Juli 2021.

Akibat badai tersebut, polisi setempat langsung mengendalikan lalu lintas di gerbang tol.

Baca juga: Gempa M 6,3 Guncang Tojo Una-Una Sulteng, Berikut Fakta dan Catatan Sejarah Ungkap Penyebab Gempa

Baca juga: Badai Luar Angkasa Hujani Bumi dengan Elektron

Badai pasir di Dunhuang, China
Badai pasir di Dunhuang, China (Screenshot YouTube SCMP Clips)

Petugas juga memerintahkan pengemudi untuk berhenti sebentar dan masuk ke area layanan menunggu badai reda.

Dunhuang adalah rumah bagi Gua Mogao, Situs Warisan Dunia Unesco, dan terletak di Gurun Gobi dan dikenal karena iklim dan kondisi kehidupannya yang keras.

Di Utah, Amerika Serikat, badai pasair bahkan sampai menelan korban jiwa.

Dilansir The Guardian, setidaknya tujuh orang tewas dalam tabrakan 20 kendaraan yang terjadi selama badai pasir di Utah, kata petugas patroli jalan raya.

Kecelakaan itu terjadi di Interstate 15 dekat kota Kanosh pada hari Minggu, 25 Juli 2021 sekitar pukul 4.30 sore, kata badan tersebut dalam rilis berita.

Dalam foto yang diambil oleh Patroli Jalan Raya Utah pada 25 Juli 2021, mobil dan truk terlihat setelah kecelakaan di Interstae 15 di Millard County, Utah. (Handout / Utah Highway Patrol / AFP)
Dalam foto yang diambil oleh Patroli Jalan Raya Utah pada 25 Juli 2021, mobil dan truk terlihat setelah kecelakaan di Interstae 15 di Millard County, Utah. (Handout / Utah Highway Patrol / AFP) 

Kecelakaan beruntun terjadi saat angin kencang yang menyebabkan debu atau badai pasir yang mengurangi jarak pandang.

Halaman
123
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved