Kamis, 7 Mei 2026

Dipatuk Kobra Saat Tidur, Bocah 10 Tahun Meninggal

Seorang bocah berusia 10 tahun berinisial Ag meninggal dunia setelah dipatuk seekor ular kobra. Peristiwa nahas yang menimpa anak yang baru duduk ...

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
FOTO:IST
ILUSTRASI kobra. Ular jenis inilah yang mematuk seorang murid kelas 3 SD di Desa Talang Akar Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumsel, Senin (23/8/2021) malam saat si bocah tidur nyenyak. Korban meninggal, karena terlambat mendapat pertolongan medis. 

Hal itu terjadi saat korban belum dibawa ke rumah neneknya dan diberi tahu kalau yang menggigit itu bukanlah kalajengking, melainkan patukan ular kobra.

"Korban sudah dimakamkan di sekitar rumahnya. Memang lingkungan perumahan warga sedikit serut," ujarnya.

Ia mengimbau, kepada warga agar lebih berhati-hati serta menjaga lingkungan rumah agar selalu dibersihkan.

"Kami mengimbau kepada warga, agar selalu menjaga lingkungan rumah bersih, jangan sampai untuk tempat bersembunyinya binatang melata, seperti ular dan sejenis lainnya," katanya.

Baca juga: Penemuan Karung Bergerak Gegerkan Warga, Ternyata Isinya Ular Sepanjang 4 Meter

Cegah munculnya ular

Menjaga lingkungan rumah tetap bersih dan jauh dari tumpukan sampah, merupakan hal penting untuk mencegah kemunculan ular.

Selain itu, masyrakat juga bisa menutup lubang-lubanh tikus yang ada di lingkungan sekitar.

Lubang-lubang seperti saluran air hingga selokan, juga bisa menjadi jalur masuknya ular.

Antisipasinya, adalah dengan menutup lubang tersebut menggunakan kawat besi atau baja, yang tak mudah dijebol binatang seperti tikus.

Beberapa kejadian ular ditemukan berada di plafon rumah warga. Untuk mencegah hal itu terjadi, rutin memotong ranting atau dahan pohon menjadi satu di antara sejumlah hal yang mesti dilakukan.

Terakhir, Elang mengatakan bahwa pemangsa ular adalah biawak, oleh sebab itu ia mengimbau apabila menemukam biawak agar tidak membunuhnya, karena fungsinya sebagai predator alami terhadap ular.

"Biawak suka makan anak ular, biawak tidak menggigi dan tidak berbahaya bagi manusia. Jadi, kalau ada biawak jangan dibunuh, karena membantu untuk menjaga kita dari ular," pungkasnya. (tribunsumsel.com)

Baca juga: Ular Masuk WC Warga Emperom, Tim Rescue Damkar Turun Tangan

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved