Breaking News:

Kriminal

Seorang Istri di Kota Palembang Babak Belur Dianiaya Suaminya

Niat hati HN (35) untuk mempertahankan rumah tangga bersama suaminya DI (35) malah berbuah petaka. Sebab, ibu empat orang anak ini justru babak ...

Editor: Muliadi Gani
(Shutterstock)
Ilustrasi penganiayaan 

PROHABA.CO, PALEMBANG - Niat hati HN (35) untuk mempertahankan rumah tangga bersama suaminya DI (35) malah berbuah petaka.

Sebab, ibu empat orang anak ini justru babak belur usai dianiaya oleh suaminya, berinisial DI.

Kasus ini terkuak saat HN membuat laporan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Mapolrestabes Palembang, Senin (6/9).

HN mengatakan, kejadian itu berlangsung di kawasan Tangga Takat, Kecamatan Seberang Ulu II, Kota Palembang pada Jumat (4/9).

Mulanya, ia mencurigai suaminya, DI telah memiliki wanita lain. Lalu korban pun mencari informasi kabar tersebut hingga akhirnya ia menemukan alamat rumah wanita selingkuhan suaminya itu.

"Awalnya saya bertanya soal perempuan itu, dia terus mengelak.

Lalu saya hendak datang ke rumahnya, suami saya ini malah marah-marah dan langsung mencekik saya," kata HN saat membuat laporan.

Baca juga: Suami di Palopo Tega Aniaya Istri, Emosi Menolak saat Diajak Pulang Nongkrong di Kios

Baca juga: Preman di Pasar Gambir Aniaya Pedagang Sayur

Selain itu, HN juga mendapat kekerasan lain oleh DI sampai membuat dirinya tersungkur.

Tak tahan selalu menjadi korban penganiayaan oleh suaminya, ia pun memilih untuk menempuh jalur hukum.

"Saya harap suami saya ini diproses hukum, saya sudah tidak tahan lagi," ujarnya.

Selama 18 tahun berumah tangga, HN pun mengakui DI merupakan sosok suami yang ringan tangan meskipun mereka sudah memiliki empat orang anak.

Ia pun sempat beberapa kali memergoki suaminya itu berjalan dengan wanita lain yang diduga merupakan selingkuhannya. "Ini bukan pertama kalinya, tetapi sudah sering dilakukan oleh suami saya," jelasnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polrestabes Palembang Kompol Abu Dani membenarkan, bahwa adanya laporan tersebut.

Ia menjelaskan, laporan HN kini sedang diproses ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) untuk dilakukan tindak lanjut.

"Sekarang kita masih minta keterangan kepada korban, termasuk bukti visum," singkat Abu Dani.(kps)

Baca juga: Oknum Kades Aniaya Biduan Usai Karaokean

Baca juga: Seorang Pria Bunuh Mantan Mertua dan Aniaya Anak Tiri Karena Dilarang untuk Rujuk

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved