Sabtu, 25 April 2026

Kriminalitas

Hasil Lab Kasus Pembunuhan Tuti dan Amalia Telah Keluar, Yosef dan Istri Muda Diperiksa Lagi

Polisi telah menerima hasil lab forensik terkait kasus pembunuhan Tuti dan Amalia.

Editor: IKL
INSTAGRAM
Foto-foto Amelia Mustika Ratu yang telah dihapus dari akun instagram-nya setelah jasadnya ditemukan. 

Saat ini, Erdi menambahkan, penyidik sedang melakukan pengembangan mengenai hasil laboratorium forensik (labfor).

"Hasil laboratorium forensik sudah diterima oleh penyidik. Nah, saat ini sedang dilakukan pengembangan analisis," ujarnya.

Selain hasil forensik, kata dia, pengembangan juga dilakukan berdasarkan keterangan para saksi.

Total hingga saat ini jumlah saksi yang telah diperiksa jumlahnya mencapai 23 orang.

Dari 23 saksi itu, beberapa di antaranya akan kembali dipanggil untuk dimintai keterangan berkaitan dengan hasil pengembangan yang didapat dari hasil laboratorium forensik.

"Penyidik dari Polres Subang itu akan memanggil beberapa saksi, tapi tidak semua," ucap Erdi.

"Sekarang ini kita ada pengerucutan, beberapa saksi yang akan kita mintai keterangan ada beberapa lagi yang terkait dengan hasil labfor."

Diberitakan sebelumnya, Tuti dan Amalia ditemukan tewas di bagasi mobil Toyota Alphard miliknya yang diparkir di garasi rumah pada Rabu (18/8/2021).

Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan jenazah, polisi menyebut bahwa ibu dan anak itu dibunuh. Ini diketahui dari luka berat yang ada di bagian kepala kedua korban.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul

PROHABA.CO - Saksi kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat, Yosef dan istri mudanya inisial M, kembali dimintai keterangan oleh polisi pada Selasa (31/8/2021) lalu.

Kedua saksi itu diperiksa hingga tengah malam.

Dikutip dari Tribun Jabar, keduanya belum keluar hingga pukul 22.00. WIB. Yosef dan M pun dipanggil kembali untuk klarifikasi di Mapolres Subang. Sempat dikabarkan keduanya dijemput polisi dan belakangan dibantah tim kuasa hukum.

"Pak Yosef dan ibu M sudah meninggalkan Polres Subang sejak kemarin malam. Pak Yosef selesai pemeriksaan jam 23.00 dan ibu M hingga pukul 00.00," kata penasehat hukum (PH) Yosef, Rohman Hidayat saat dihubungi Tribun pada Rabu (1/9/2021).

Soal kedatangan Yosef dan istri muda ke Mapolres Subang, Rohman Hidayat menerangkan bahwa kliennya itu diminta datang oleh penyidik Satreskrim Polres Subang untuk melengkapi berita acara pemeriksaan (BAP).

"Untuk di BAP lagi, ada tambahan untuk klarifikasi soal sekitar di lokasi kejadian," ucap dia.  Ia menyebut hingga tadi malam, belum ada penetapan tersangka dalam kasus itu baik untuk Yosef dan M, ibu tiri Amalia.

"Hingga tadi malam, status pak Yosef dan ibu M masih saksi," kata dia.

Adapun rencananya, pihak keluarga akan menyampaikan pernyataan pada Rabu (1/9/2021).

"Nanti siang rencananya kami dan dari keluarga akan menyampaikan pernyataan soal kasus in di Subang. Silahkan tunggu saja nanti siang," ucap Rohman.

Anjing Pelacak ke Arah Ini 

Temuan sepasang sepatu putih di sekitar TKP tewasnya ibu dan anak di Subang, Jawa Barat hingga kini masih misteri.

Saat olah TKP, sepatu putih itu bahkan telah dienduskan ke anjing pelacak guna mendapat titik terang.

Lantas bagaimana hasil dari penelusuran dari anjing pelacak tersebut ?

Seperti diketahui sebelumnya, polisi menerjunkan anjing pelacak ke TKP tewasnya Tuti (55) dan anaknya bernama Amalia (23) beberapa waktu lalu.

Pada kesempatan itu, sejumlah saksi juga dihadirkan di antaranya suami korban, Yosef dan istri mudanya berinisial M.

Anjing pelacak pun melakukan penyisiran ke beberapa titik.

Anjing pelacak pun menyisir saksi-saksi yang dihadirkan.

"Karena ada indikasi kalau pelaku adalah orang dekat," ujar jurnalis Kompas TV, Hendri Irawan dalam laporannya seperti dilansir TribunnewsBogor.com dari YouTube Kompas TV, Rabu (1/9/2021).

Tak berhenti di situ, anjing pelacak juga dienduskan sepatu putih yang ditemukan di sekitar TKP.

"Kemudian anjing pelacak mencari, mengelilingi kembali sejumlah saksi yang dihadirkan," terangnya.

Hasilnya, tidak terlihat reaksi yang berlebihan dari anjing pelacak tersebut.

Hasil Lab Keluar

Polisi telah menerima hasil lab forensik terkait kasus pembunuhan Tuti dan Amalia.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi A Chaniago mengatakan, berdasarkan hasil lab tersebut, polisi akan kembali memanggil beberapa saksi untuk dimintai keterangan.

"Penyidik dari Polres Subang itu akan memanggil beberapa saksi, tapi tidak semua dari saksi yang terdahulu. Itu terkait dari hasil pengembangan laboratorium forensik serta data yang mendukung untuk dipanggil atau diminta keterangan dari beberapa saksi," ucap Erdi, di Mapolda Jabar, Kamis (9/9/2021).

Saat ini, kata Erdi, total saksi yang telah diperiksa 23 orang.

"Total masih 23 saksi, cuma untuk yang sekarang ini kita ada pengerucutan," ucapnya.

"Sejauh ini kita tunggu aja ya dari penyidik. Nanti dalam waktu dekat insya Allah akan kita ungkap semuanya, terutama yang melakukan kejahatan," ucap Erdi.

Seperti diketahui, Tuti (55) dan anaknya Amalia Mustika Ratu (24) ditemukan tewas dengan luka berat di kepala di bagasi mobil mereka yang terpakir di garasi rumah di Subang, Jawa Barat, 18 Agustus lalu. 

Suami Tuti, Yosef yang baru pulang ke rumah curiga tidak melihat istri dan anaknya.

Yosef juga curiga dengan kondisi rumah yang berantakan.

Dia kemudian melaporkan kejadian itu ke polisi hingga akhirnya menemukan istri dan anaknya telah tewas.

Polisi menemukan sejumlah petunjuk untuk mengungkap kasus itu, mulai dari sidik jari, jejak kaki, dan papan pencuci baju yang diduga digunakan untuk membunuh kedua korban.

Polisi juga telah memeriksa 23 saksi termasuk Yosef dan istri mudanya berinisial M. Polisi belum ada menetapkan tersangka terkait kasus itu.

Keberadaan Ponsel Korban

Kombes Erdi A Chaniago juga mengatakan, saat ini pihaknya mulai menemukan titik terang terkait keberadaan ponsel milik Amalia Mustika Ratu.

"Masih dalam pencarian, ini sudah mendekati titik terang dan kami mohon doanya saja," kata Erdi di Mapolda Jabar, Kamis (9/9/2021), seperti dikutip dari TribunJabar.

Diketahui, sebelumnya polisi menyatakan ponsel milik Amalia hilang pada saat hari kejadian. Hal itu diketahui setelah polisi melakukan olah tempat kejadian perkara atau TKP.

Jika nantinya ponsel Amalia ditemukan, diharapkan bisa menjadi petunjuk baru bagi kepolisian untuk mengungkap pelaku pembunuhan ibu dan anak tersebut.

Lebih lanjut, Kombes Erdi mengklaim bahwa pihak penyidik kepolisian juga mendapatkan barang bukti baru terkait kasus pembunuhan ini. Namun, ia belum membeberkan barang bukti yang dimaksud. Alasannya, karena masih dilakukan pendalaman oleh kepolisian.

"Tentunya ada (barang bukti baru) tapi masih didalami dan dikembangkan oleh penyidik, mohon doanya saja," ujarnya.

Erdi pun tak ingin menduga-duga pelaku pembunuhan terhadap Tuti dan Amalia.

Ia menuturkan, pihaknya masih melakukan pengembangan dan meminta masyarakat agar bersabar.

"Ini belum bisa kami sampaikan ya, ini masih didalami dan dikembangkan oleh penyidik. Mohon doanya saja," ucapnya.

"Kita tunggu saja dari penyidik, nanti dalam waktu dekat Insya Allah akan kita ungkap semuanya, terutama yang melakukan kejahatan."

Saat ini, Erdi menambahkan, penyidik sedang melakukan pengembangan mengenai hasil laboratorium forensik (labfor).

"Hasil laboratorium forensik sudah diterima oleh penyidik. Nah, saat ini sedang dilakukan pengembangan analisis," ujarnya.

Selain hasil forensik, kata dia, pengembangan juga dilakukan berdasarkan keterangan para saksi.

Total hingga saat ini jumlah saksi yang telah diperiksa jumlahnya mencapai 23 orang.

Dari 23 saksi itu, beberapa di antaranya akan kembali dipanggil untuk dimintai keterangan berkaitan dengan hasil pengembangan yang didapat dari hasil laboratorium forensik.

"Penyidik dari Polres Subang itu akan memanggil beberapa saksi, tapi tidak semua," ucap Erdi.

"Sekarang ini kita ada pengerucutan, beberapa saksi yang akan kita mintai keterangan ada beberapa lagi yang terkait dengan hasil labfor."

Diberitakan sebelumnya, Tuti dan Amalia ditemukan tewas di bagasi mobil Toyota Alphard miliknya yang diparkir di garasi rumah pada Rabu (18/8/2021).

Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan jenazah, polisi menyebut bahwa ibu dan anak itu dibunuh. Ini diketahui dari luka berat yang ada di bagian kepala kedua korban.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul KASUS Pembunuhan Tuti dan Amalia, Hasil Lab Telah Keluar, Yosef dan Istri Muda Diperiksa Lagi

Sumber: Tribunnews
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved