Senin, 20 April 2026

Saat Minum, Pendulang Emas Tewas Diterkam Harimau

Keganasan harimau memakan korban di Kabupaten Merangin, Jambi. Seorang pendulang emas dilaporkan tewas setelah diterkam satwa buas ini...

Editor: Muliadi Gani
KOMPAS.COM/DEWANTORO
ILUSTRASI harimau sumatera. Seorang pendulang emas meninggal dunia diterkam harimau sumatera di Desa Guguk, Kecamatan Renah Pembarap, Kabupaten Merangin, Jambi. 

PROHABA.CO, MERANGIN - Keganasan harimau memakan korban di Kabupaten Merangin, Jambi.

Seorang pendulang emas dilaporkan tewas setelah diterkam satwa buas ini.

Korbannya bernama Rasidin (43).

Ia merupakan warga Desa Guguk, Kecamatan Renah Pembarap, KabupatenKronologi kejadian Dihimpun dari TribunJambi, Senin (27/9/2021), kejadian ini bermula saat korban bersama warga lainnya pergi mendulang emas pada Kamis (23/9/2021) lalu.

Mereka pergi ke di Sungai Nilo yang berada di Batu Tunggal, perbatasan antara Desa Guguk dengan Kecamatan Muara Siau.

Korban dan rekannya sudah berada di lokasi mendulang sejak dua hari sebelum kejadian.

Kemudian pada Sabtu (25/09/2021) malam, korban bersama temannya sedang beristirahat di pondok yang terbuat dari terpal dan beralaskan tanah.

Sekitar pukul 21.30 WIB korban masih minum teh, sedangkan temannya telah tidur.

Saat minum teh itu tibatiba binatang buas datang dari arah belakang korban dan menggigit lehernya.

Baca juga: Pilu, Harimau Sumatera Terekam Kamera Makan Rumput dan Kurus

Teman korban langsung terbangun dan meminta bantuan warga lainnya yang juga berada di sekitar lokasi kejadian.

Kepala Desa Simpang Parit, Mustarupi membeberkan cerita lain.

Ia menyebut, saat kejadian korban sedang mendulang bersama sejumlah warga.

Lalu tiba-tiba seekor harimau besar namun kurus datang menyergap. Warga pun lari berlindung di ekskavator yang ada di dekat lokasi itu.

Namun sayangnya, korban tak sempat naik ke alat berat untuk berlindung, sehingga korban menjadi mangsa harimau tersebut.

"Harimaunya besar. Tapi terlihat kurus.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved