Breaking News:

Berita Aceh

Pemerintah Aceh Raih Penghargaan Anugerah Parahita Ekaparya 2021

Pemerintah Aceh berhasil meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekaparya (APE) Tahun 2021

Editor: IKL
Istimewa
Gubernur Aceh, Ir.H.Nova Iriansyah, MT menerima piagam penghargaan Anugerah Parahita Ekaparya (APE) Tahun 2021 kategori Madya dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, di kantor Kementerian PPPA, Jakarta, Sabtu, (25/9/2021). 

PROHABA.CO, JAKARTA – Pemerintah Aceh berhasil meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekaparya (APE) Tahun 2021 kategori Madya dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Penghargaan itu diberikan atas komitmen pemerintah daerah yang telah mewujudkan dan merealisasikan pengarusutamaan gender.

Penghargaan tersebut diterima langsung Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, dari Kementerian Pemberdayaan

Perempuan dan Perlindungan Anak, di Kantor Kementerian tersebut pada Sabtu, 25/9/2021.

Dalam kesempatan itu, Gubernur didampingi istrinya yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Dyah Erti Idawati dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Aceh, Nevi Ariyani.

“Alhamdulillah komitmen Pemerintah Aceh dalam menggerakkan pengarusutamaan gender mendapat apresiasi dari Kementerian PPPA,” ujar Gubernur dalam keterangannya, di Jakarta, Selasa, (28/9).

Baca juga: Aceh Raih Peringkat 3 Keterbukaan Informasi Publik

Gubernur berharap, Anugerah Parahita Ekaparya yang diterima tersebut dapat menjadi motivasi bagi aparatur Pemerintah Aceh khususnya di Dinas PPPA agar melakukan berbagai inisiatif untuk mewujudkan pembangunan yang adil bagi semua pihak tanpa ada kesenjangan gender.

“Kami berharap seluruh unsur di Pemerintah Aceh dan pemerintah kabupaten/kota terus berkreasi dan berkolaborasi dalam memberdayakan perempuan,” kata Nova.

Gubernur menyebutkan, sesuai arahan Presiden, setidaknya ada lima hal yang perlu ditindaklanjuti seluruh stakeholder dalam pembangunan perempuan.

Pertama meningkatkan pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan, penurunan kekerasan terhadap perempuan dan anak, penurunan pekerja anak, dan pencegahan perkawinan anak.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved