Meteor Diduga Jatuh di Aceh, Peneliti Lapan Beri Penjelasan
Sebuah video viral yang memperlihatkan cahaya merah yang diduga meteor jatuh dan pecah di langit Aceh membuat warga heboh...
PROHABA.CO, JAKARTA - Sebuah video viral yang memperlihatkan cahaya merah yang diduga meteor jatuh dan pecah di langit Aceh membuat warga heboh.
Sejumlah akun di berbagai media sosial pun turut mengunggahnya.
Salah satunya adalah akun @fakta.indo.
Dalam unggahan tersebut, dituliskan caption bahwa fenomena ini terjadi menjelang subuh di langit kawasan Simpang Lancang, Pintu Rime Gayo, Bener Meriah, Aceh, Kamis (14/10/2021).
Video benda langit yang diduga meteor jatuh itu sudah ditonton oleh ratusan ribu orang.
Sejumlah netizen pun turut mempertanyakan apakah itu pertanda meteor jatuh atau bukan.
"Itu apa ya?" tulis akun @nugraha_adi_p.
Akun lainnya menambahkan pertanyaan tersebut apakah video viral bola merah jatuh di Aceh ini adalah meteor.
"Meteor itu, gausah pikir aneh ah," timpal akun @ardhimoris.
Lalu, benarkah bola merah dalam video viral tersebut adalah penampakan meteor jatuh? Untuk menjawab fenomena menarik tersebut, Kompas.com menghubungi peneliti di Pusat Sains Antariksa Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Andi Pangerang.
Baca juga: Berikut Deretan Fenomena Astronomis Bulan Agustus 2021, Hujan Meteor Perseid & Meteor Kapa Cygnid
Andi menjelaskan bahwa kemungkinan besar benda merah yang jatuh itu adalah fireball atau bola api meteor.
"Karena bola kemerahan ini tampak meledak di udara, tapi tidak disertai dentuman, bisa jadi bola kemerehan ini adalah fireball atau bola api meteor," kata Andi di Jakarta, Sabtu (16/10/2021).
Warna kemerahan yang muncul pada bola api itu, menurutnya, akibat kecepatan yang tinggi saat meteor melaju.
Sehingga, hal itu menimbulkan reaksi kimiawi antara inti meteor dengan molekul gas nitrogen dan oksigen di sekitarnya pada atmosfer Bumi yang ditandai dengan pijar berwarna merah, kemudian tampak seperti bola merah yang ditampilkan dalam video viral di media sosial tersebut.
"Bola api ini lebih terang dari (planet) Venus kecerlangannya," ujar Andi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Ilustrasi-hujan-meteor.jpg)