Kasus
Terlilit Utang, Motif Tauke Rasyid Rekayasa Kasus
Motif tauke cokelat asal Aceh Tenggara (Agara), Abdul Rasyid (32) merekayasa kasus seolah ia dibegal penjahat dan mayatnya dibuang ke Sungai Alas, ...
Istrinya yang ditanyai penyidik juga sudah mengaku bahwa suaminya masih hidup tapi tak memberi tahu sedang berada di mana.
Kapolres AKBP Bramanti menyatakan, dalam kasus rekayasa ini, Abdul Rasyid melibatkan kakak istri beserta suami dari kakak istrinya itu.
Abdul Rasyid menyusun skenario dengan cara dia hubungi kakak kandung istrinya yang ada di Putri Betung, Kecamatan Blangkejeren, Gayo Lues, untuk datang ke lokasi di mana ia akan meninggalkan mobilnya.
Baca juga: Tauke Kakao Dibegal, Mayatnya Diduga Diceburkan ke Sungai
Pada Selasa (19/10/2021) ia hubungi suami kakak istrinya untuk datang ke Kutacane dengan mengendarai sepeda motor.
Setiba di Aceh Tenggara, Abdul Rasyid mengajak suami kakak istrinya itu ikut bersama dia menuju lokasi yang sudah ia tentukan.
Suami kakak istrinya itu mengikuti Rasyid dari belakang.
Setiba di lokasi, Rasyid melukai tangannya hingga mengeluarkan sedikit darah.
Lalu, ia lemparkan batu ke kaca mobil agar seolah-olah terjadi tindak kekerasan terhadapnya, semisal menjadi korban begal.
Ia rekayasa kejadian itu, lanjut Kapolres, lalu ia tinggalkan mobil di lokasi dengan kunci mobil masih melekat di mobil.
Sedangkan Abdul Rasyid pergi ke arah Putri Betung, Gayo Lues, untuk menyembunyikan diri, menghindar dari kewajiban membayar utang yang kini menjeratnya.
Namun, sejauh ini belum diketahui berapa jumlah utang tersebut dan kepada siapa atau pihak mana tauke cokelat itu berutang. (as)
Baca juga: Tauke Padi Kehilangan Rp 47 Juta dalam Bagasi Sepmor Diperiksa Polisi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Kapolres-Aceh-Tenggara-AKBP-Bramanti-Agus-Suyono-SH-SIK-MH-1.jpg)