Sabtu, 25 April 2026

Kriminal

Tauke Kakao Dibegal, Mayatnya Diduga Diceburkan ke Sungai

Rasip (32) tauke kakao di Desa Batu Amparan, Kecamatan Lawe Alas, Aceh Tenggara (Agara), diduga menjadi korban begal...

Editor: Muliadi Gani
FOR SERAMBINEWS.COM
Tim SAR Kutacane sedang melakukan pencarian terhadap Rasip yang diduga menjadi korban begal dan mayatnya dibuang ke Sungai Alas kawasan Salim Pipit, Kecamatan Babul Rahmah, Agara, Rabu (20/10/2021). 

PROHABA.CO, KUTACANE - Rasip (32) tauke kakao di Desa Batu Amparan, Kecamatan Lawe Alas, Aceh Tenggara (Agara), diduga menjadi korban begal.

Setelah dibegal, mayat petani ini diduga dibuang pelakunya ke Sungai Alas, di Desa Salim Pipit, Kecamatan Babul Rahmah, Agara.

Sebelumnya pada Selasa (19/10/2020) korban menghilang, sedangkan mobil Suzuki APV pikap miliknya dengan nomor polisi BK 8520 DA ditemukan warga pada hari Rabu (20/10/2021) terparkir di Dusun Pagkirapan Desa Lawe Sumur, Kecamatan Babul Rahmah.

Hingga Kamis (21/10/2021) sore jasad pemilik kebun cokelat (kakao) itu belum ditemukan.

Kepala Basarnas Aceh, Budiono, didampingi Koordinator Pos SAR Aceh Tenggara, Budi Perdana Yandri kepada Prohaba, Rabu (20/10/2021) mengatakan, korban Rasip saat ini dalam pencarian Tim SAR Kutacane bersama tim gabungan lainnya.

Berdasarkan laporan, korban diduga dibegal kawanan perampok saat membawa mobil di seputaran perkebunan sawit dekat Jembatan Salim Pipit.

Setelah itu, korban diduga dihanyutkan di Sungai Alas Salim Pipit, Agara.

Tim dari Pos SAR Kutacane pun diberangkatkan ke lokasi untuk melakukan koordinasi dan pencarian.

Misi pencarian itu melibatkan satu unit truk personel, satu unit motor trail (KLX), satu unit rubber boat + mesin, alat pendukung, tiga unit handy talkie (HT), Pal SAR Air, responder bag, serta alat pelindung diri (APD) dari Covid -19.

Baca juga: Begal Pembacok Ibu dan Anak Ditangkap, 1 Tewas Ditembak

Baca juga: Polda Metro Jaya Ungkap 52 Kasus Begal di Tangsel hingga Bekasi Saat Pandemi

Pencarian tersebut melibatkan Pos Search and Rescue (SAR) Kutacane, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agara, Polsek Babul Rahmah, Koramil Babul Rahmah, Satgas SAR Agara, dan masyarakat setempat.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, masyarakat Agara dihebohkan oleh penemuan mobil pikap tanpa awak di Dusun Pagkirapan Desa Lawe Sumur, Kecamatab Babul Rahmah, Agara, Rabu (20/10/2021).

Mobil jenis pikap itu terparkir di jalan dan ada cipratan darah segar di kursi maupun di setir mobil tersebut. Kunci mobil malah masih tergantung di tempatnya.

Sedangkan pemilik mobil tersebut tak berada di dalam mobil maupun di lokasi sekitar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Prohaba, Rabu (20/10/2021) sore, mobil Suzuki APV BK 8520 DA itu ditemukan terparkir di Dusun Pagkirapan Desa Lawe Sumur, Kecamatan Babul Rahmah.

Pengendaranya diduga ada indikasi telah terjadi pembegalan karena di dalam mobil terdapat ceceran darah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved