Kriminal
Ditusuk Preman, Pedagang Pasar Malah Jadi Tersangka
eorang pedagang berinisial BA di Pasar Pringgan, Medan, Sumatera Utara, menjadi korban penganiayaan. Pedagang sayur di Pajak Pringgan itu ditusuk ...
Cekcok pun terjadi antara BA dan preman tersebut.
Setelah itu, pelaku mengajak korban untuk berduel.
Tak lama kemudian, pelaku lain datang dan berpura-pura hendak mendamaikan.
"Mobil ku dihantam sama preman itu, terus ngajak aku duel.
Enggak lama, datang kawannya satu orang purapura mau mendamaikan," kata BA.
BA mengatakan, setelah cekcok terjadi, salah seorang preman yang mencoba mendamaikan lalu pergi dari lokasi.
"Sepertinya mengambil sesuatu, dan datang lagi bersama seorang pelaku lainnya," kata dia.
Setelah itu, menurut BA, para pelaku yang mendatanginya itu langsung menikamnya di bagian wajah.
"Ditanya terus aku sama kawannya itu, apa masalahnya.
Baca juga: Perempuan Pedagang Dianiaya Preman, Malah Jadi Tersangka
Saya jualannya di sini, saya bilang, tolong jangan ganggu saya.
Jadi spontan dia emosi lalu mendorong saya, dan terjadi cekcok dan didorongnya lagi aku.
Lalu dia ambil pisau dan ditusuknya di pelipis kiri ku," kata BA.
Berupaya membela diri Melihat dirinya telah ditusuk, ia pun mencoba membela diri dengan mengambil kunci dongkrak yang ada di dalam mobilnya dan menghajar pelaku.
Lalu, menurut BA, para pelaku kembali menusuk dirinya sebanyak empat kali di dada dan di wajah.
"Untuk membela diri, ku ambil kunci dongkrak, ku balas dia, kena juga dia kepalanya, karena sudah ditusuknya duluan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Kapolrestabes-Medan-menggelar-konferensi-pers-terkait-kasus-premanisme-di-Pasar-Pringgan.jpg)