Harimau Terkam Empat Ekor Kambing Warga, Pawang Didatangkan ke Lokasi
Sebanyak empat ekor kambing warga ditemukan mati diduga karena diterkam harimau di kawasan perkebunan Desa Krueng Batee, Kecamatan Trumon Tengah, ...
PROHABA.CO, TAPAKTUAN - Sebanyak empat ekor kambing warga ditemukan mati diduga karena diterkam harimau di kawasan perkebunan Desa Krueng Batee, Kecamatan Trumon Tengah, Aceh Selatan, Sabtu (30/10/2021) pagi.
Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Agus Arianto yang dikonfirmasi Prohaba via telepon seluler, Sabtu (30/10/2021) malam, membenarkan ada empat ekor kambing warga yang mati diterkam harimau di kawasan perkebunan tersebut.
"Bukan dimangsa, lebih tepatnya diterkam, karena keempat ternak itu mati dalam kondisi bekas cakaran,” jelas Agus Arianto.
“Tim BKSDA bersama TNI/Polri dan masyarakat sudah turun ke lokasi, tadi pagi (Sabtu pagi)," lanjutnya.
Agus Arianto mengaku, tim BKSDA Aceh Selatan sekarang masih di lokasi untuk melakukan pemantauan perkembangan harimau dengan memasang sejumlah kamera trap.
"Selain itu, kami juga sudah menurunkan Nek Syarkawi, pawang harimau asal Meulaboh ke lokasi," jelasnya.
Terpisah, Kapolsek Trumon Tengah, AKP Margiono yang dikonfirmasi Prohaba juga mengakui adanya kejadian tersebut.
Pada hari Jumat (29/10/2021), kambing Irshal tidak pulang ke kandangnya sebanyak enam ekor.
Lalu pada Sabtu (30/10/2021) pukul 09.00 WIB, Irshal dan adik iparnya mencari kambing-kambing tersebut ke gunung.
"Pada saat sampai di TKP yang berjarak lebih kurang 1 kilometer dari permukiman warga, mereka menemukan kambing di rerumputan," ungkap AKP Margiono.
Baca juga: Seorang Pria Ditemukan Tewas Dengan Jasad Tak Utuh di Kebun Kelapa Sawit Akibat Diterkam Harimau
Baca juga: Tim BKSDA Jambi Tangkap Harimau Penerkam 2 Warga
Berjarak tiga meter dari tempat mereka, lanjut Kapolsek, Irshal dan adik iparnya melihat harimau, sehingga mereka langsung memanjat pohon.
“Irshal memanjat pohon pala dan adik iparnya Irwanda memanjat pohon jengkol,” beber Kapolsek.
Dari atas pohon, Irshal menelepon keuchik, polsek, dan koramil.
Lalu, Kapolsek dan Bhabinkamtibmas membawa satu pucuk senjata SS1, sedangkan personel Koramil dan warga membawa mercon/petasan ke lokasi.
"Kemudian, personel polsek, Yulianda melakukan tembakan ke atas sebanyak lima kali, disusul aksi warga dengan membakar petasan,” ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Empat-ekor-kambing-warga-ditemukan-mati-dicakar-harimau-di-perkebunan-kawasan-Desa-Krueng-Batee.jpg)