Selasa, 21 April 2026

Tahukah Anda

Perubahan Iklim Sebabkan Pulau Kecil Sepanjang Aceh-Papua Tenggelam

SEBAGAI negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia patut mengkhawatirkan dampak perubahan iklim terhadap kelangsungan pulau-pulau kecil...

Editor: Muliadi Gani
FOTO: TIM SURVEI UNPAD
Pulau Berhala yang terletak di perairan Riau sebelah timur. Pulau ini termasuk salah satu pulau di Sumatra yang terancam tenggelam atau berkurang luasan daratannya akibat perubahan iklim. 

PROHABA.CO - SEBAGAI negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia patut mengkhawatirkan dampak perubahan iklim terhadap kelangsungan pulau-pulau kecil.

Secara global, penelitian menunjukkan muka laut telah naik sekitar 21–24 cm sejak tahun 1880 akibat mencairnya es di kawasan Arktik dan Antartika sebagai dampak krisis iklim.

Sedangkan temuan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menaksir sekitar 115 pulau kecil di Indonesia terancam hilang atau tenggelam.

Ratusan pulau berpotensi terkena dampak berlipat akibat kenaikan permukaan air laut sekaligus penurunan muka tanah.

Data lainnya dari lembaga riset dan advokasi Climate Central menunjukkan, kenaikan air laut setinggi satu meter saja akan menenggelamkan sebagian wilayah pantai utara Jawa.

Sebab, kemiringan daratan di kawasan pesisir tersebut amat kecil (0-20 derajat).

Dampak ini perlahan mulai terlihat.

Studi yang dilakukan tim survei dari Universitas Padjadjaran (Undap) Bandung sejak 2011 menunjukkan bahwa tren kenaikan muka laut telah mengurangi luas daratan sejumlah pulau-pulau kecil.

Tanpa upaya mitigasi yang agresif, risiko yang ditemukan dalam studi BRIN itu bisa menjadi kenyataan.

Baca juga: 3,5 Triliun Ton Es Mencair, Apa Dampaknya bagi Penduduk Dunia?

Baca juga: Untuk Apa NASA Kirim Beruang Air dan Cumi ke Luar Angkasa?

Air laut merangsek daratan

Kenaikan muka air laut dapat menimbulkan gelombang yang lebih besar sehingga “mendesain ulang” garis pantai.

Lapisan sedimen di beberapa tempat di daratan juga dapat luruh ke laut sehingga menimbulkan erosi dan banjir di daerah lainnya.

Dampak dari erosi inilah yang dapat menenggelamkan sebuah pulau, terutama pulau-pulau kecil.

Penelitian tim riset Unpad yang terdiri atas Noir Primadona Purba dan Muhamad Maulana Rahmadi menunjukkan bahwa selama 1993-2009, luas daratan di Pulau Rondo yang terletak di ujung barat selat Malaka, Aceh, terus berkurang sebesar 1.856 m2 per tahun.

Hal ini terjadi akibat kenaikan air laut setinggi 1,30 mm per tahun.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved