Breaking News:

Virus Corona

Orang yang Tidak Divaksinasi, 16 Kali Lebih Berisiko

Sedangkan lebih dari 63 persen dari 61.800 kasus yang terdeteksi pada 16 Juni hingga 7 Oktober lalu, tidak atau belum divaksinasi.

Editor: IKL
Tribunnews/Irwan Rismawan
Tenaga kesehatan menyuntikkan vaksin Covid-19 jenis AstraZeneca kepada warga di Terowongan Kendal, Jakarta, Jumat (27/8/2021). Pemerintah melaporkan, hingga Kamis (26/8/2021) pukul 12.00 WIB, jumlah masyarakat yang sudah divaksinasi Covid-19 dosis kedua yaitu sebanyak 33.357.249 orang atau 16,02 persen dari total target sasaran vaksinasi. Sementara itu, jumlah masyarakat yang sudah disuntik vaksin Covid-19 dosis pertama yakni sebanyak 59.426.934 orang atau 28,53 persen. Pemerintah telah menetapkan sasaran vaksinasi untuk mencapai kekebalan komunitas (herd immunity) yaitu 208.265.720 orang. Tribunnews/Irwan Rismawan 

PROHABA.CO, NEW SOUTH WALES - Orang yang tidak divaksinasi berisiko 16 kali lipat lebih mungkin mendapatkan perawatan di unit perawatan intensif (ICU) atau meninggal karena virus corona (Covid-19), dibandingkan mereka yang sudah.

Pernyataan ini disampaikan negara bagian New South Wales (NSW) Australia dalam sebuah laporan.

Para pejabatnya pun mendesak agar warganya disuntik, karena Australia kini mulai hidup berdampingan dengan virus tersebut.

Dikutip dari laman Channel News Asia, Selasa (9/11/2021), data dari Departemen Kesehatan NSW pada Senin malam menunjukkan hanya 11 persen dari 412 orang yang meninggal akibat varian Delta selama 4 bulan hingga awal Oktober lalu, telah divaksinasi secara lengkap.

Baca juga: Pil Covid Sudah Ada, Inggris yang Pertama Setujui Penggunaannya

Baca juga: Pemerintah Jepang akan Verifikasi Isu-isu Terkait Penanggulangan Covid-19

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved