Breaking News:

Mike Tyson Mendapat Tawaran Jadi Duta Ganja

Malawi, sebuah negara di Afrika, dilaporkan menawarkan mantan legenda tinju, Mike Tyson, sebagai duta ganja mereka

Editor: bakri

LILONGWE - Malawi, sebuah negara di Afrika, dilaporkan menawarkan mantan legenda tinju, Mike Tyson, sebagai duta ganja mereka.

Menteri Pertanian Malawi, Lobin Low disebut sudah mengirimkan surat penawaran kepada mantan petinju kelas berat itu.

Baca juga: Perempuan Berkemampuan seperti Mike Tyson

Dalam suratnya, Low mengundang Tyson untuk mengisi posisi tersebut, sekaligus menyatakan legislasi di sana menawarkan peluang terbaru kepadanya.

Mike Tyson, seorang mantan juara dunia kelas berat, juga dikenal sebagai pengusaha dan menginvestasikan uangnya di perkebunan ganja di Amerika Serikat.

Namun, langkah Malawi menjadikan Tyson duta mariyuana dikritik sejumlah pihak, karena si legenda pernah dipenjara lantaran kasus kekerasan seksual pada 1990-an.

Baca juga: Rooney Mengidolai Mike Tyson

"Malawi mungkin tidak bisa berjalan sendiri karena industrinya sangat kompleks. Karena itu, saya ingin menawarkan kepada Anda, Tuan Tyson, sebagai Duta Ganja," kata Low.

Dilansir BBC Rabu (24/11/2021), Asosiasi Mariyuana AS memfasilitasi legenda tinju berjuluk Si Leher Beton tersebut.

Kepala cabang negara di Afrika Utara itu, Wezi Ngalamila, mengatakan Tyson sudah menyetujui dan berniat berkunjung.

Pada tahun lalu, parlemen di Lilongwe menyetujui penggunaan ganja untuk keperluan medis, tidak untuk konsumsi pribadi.

ROY Jones Jr (kiri, celana putih) dan Mike Tyson (kanan celana hitam) pada pertarungan yang dipersembahkan oleh Triller di Staples Center pada 28 November 2020 di Los Angeles, California.
ROY Jones Jr (kiri, celana putih) dan Mike Tyson (kanan celana hitam) pada pertarungan yang dipersembahkan oleh Triller di Staples Center pada 28 November 2020 di Los Angeles, California. (AFP/JOE SCARNICI)

Karena itu, Kementerian Pertanian Malawi mendukung petani untuk menumbuhkan mariyuana demi pengobatan dan industri.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved