Minggu, 7 Juni 2026

Kriminal

Dosen Unsri Bantah Chat WA Lecehkan Tiga Mahasiswinya

Dosen Universitas Sriwijaya (Unsri) yang dilaporkan tiga mahasiswinya terkait chat WhatsApp pelecehan seksual membantah tuduhan yang dialamatkan ...

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
Yonhap News
Ilustrasi pelecehan - 

PROHABA.CO, PALEMBANG - Dosen Universitas Sriwijaya (Unsri) yang dilaporkan tiga mahasiswinya terkait chat WhatsApp pelecehan seksual membantah tuduhan yang dialamatkan kepadanya.

Dosen R (Reza) akhirnya memberikan pernyataan publik didampingi istri dan pengacaranya Ghandi Arius pada Rabu (8/12). Menurut pengacara R yakni Gandhi, pihaknya membantah tuduhan tersebut dengan sejumlah alasan.

Pertama, dosen R dan keluarga terpuruk akibat jadi terlapor masalah pelecehan sebab wakahnya banyak muncul di media sosial.

Padahal, sampai saat ini kliennya itu belum memiliki status hukum apapun terkait kejadian tersebut.

“Secara status sosial, dia sekeluarga sudah sangat terpuruk.

Saya baca di trend Google, katanya paling tinggi orang mencari pak Reza.

Perlu kami luruskan, apa yang dituduhkan itu tidak benar,” tegas Ghandi.

Kedua, nomor yang mengirim pesan chat WhatsApp dengan bernada vulgar bukanlah nomor milik Dosen R.

Baca juga: Dosen Unsri Jadi Tersangka Pelecehan Seks Mahasiswi

“Nomor yang digunakan oleh pelapor, seolah-olah itu pak Reza itu bukan nomor dia.

Nah, Kita dijaman teknologi sekarang ini bisa saja membuat nama seseorang seolah-olah kita, tidak menutup kemungkinan itu silahkan ranah hukum akan membuktikan," kata Ghandi.

Ketiga, diduga ada unsur politik dibalik laporan tersebut.

Dimana para korban didorong untuk melaporkan tindakan tersebut ke polisi.

Pengacara menduga hal itu dilakukan pihak yang tak suka dengan Dosen R, di internal Fakultas Ekonomi.

"Ini kental sekali bahwa ada agenda tersendiri, politisasi, kenapa saya bilang ada agenda tersendiri, karena keliatan sekali anak-anak yang dirasa dirugikan itu digiring supaya di ranah hukum.

itu oleh siapa? tanda petik, ya ada beberapa orang-orang internal di Fakultas ekonomi sendiri yang tidak sepaham dengan pak Reza,” ungkap Ghandi.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved