Gunung Lewotobi Erupsi
Gunung Lewotobi Laki-laki Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 1.500 Meter
Gunung berstatus Level III atau Siaga tersebut tercatat mengalami dua kali erupsi dalam rentang waktu kurang dari dua jam pada Sabtu (6/6/2026) pagi.
Ringkasan Berita:
- Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur mengalami dua kali erupsi pada Sabtu pagi dengan kolom abu mencapai 1.500 meter di atas puncak.
- Kedua erupsi disertai suara gemuruh lemah dan abu vulkanik bergerak ke arah barat, barat daya, serta barat laut.
- Masyarakat diminta menggunakan masker dan tidak beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi.
PROHABA.CO, FLORES TIMUR – Aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih terus berlangsung.
Gunung berstatus Level III atau Siaga tersebut tercatat mengalami dua kali erupsi dalam rentang waktu kurang dari dua jam pada Sabtu (6/6/2026) pagi.
Berdasarkan laporan Pos Pengamat Gunung Api (PGA) Lewotobi Laki-laki, erupsi pertama terjadi pada pukul 06.02 Wita.
Letusan tersebut menghasilkan kolom abu vulkanik setinggi sekitar 1.500 meter di atas puncak gunung atau mencapai ketinggian sekitar 3.084 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Kepala PGA Lewotobi Laki-laki, Herman Yosef Mboro, mengatakan kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan bergerak ke arah barat daya hingga barat.
Selain itu, erupsi juga disertai suara gemuruh dengan intensitas lemah.
“Erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi sekitar 3 menit 41 detik.
Erupsi disertai suara gemuruh lemah,” ujar Herman dalam keterangannya, Sabtu.
Tidak lama berselang, Gunung Lewotobi Laki-laki kembali mengalami erupsi pada pukul 07.11 Wita.
Letusan kedua juga memuntahkan kolom abu setinggi sekitar 1.500 meter di atas puncak gunung.
Baca juga: Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Erupsi: Hujan Abu, Kerikil Juga Suara Gemuruh Panikkan Warga
Baca juga: Penangguhan Dibatalkan, Dua Tersangka Kasus Khalwat di Banda Aceh Kembali Ditahan
Abu vulkanik terpantau berwarna kelabu dengan intensitas tebal yang bergerak ke arah barat dan barat laut.
Data pemantauan menunjukkan erupsi kedua memiliki amplitudo maksimum sebesar 44,4 milimeter dengan durasi sekitar 2 menit 12 detik.
Seperti letusan sebelumnya, aktivitas vulkanik tersebut juga disertai suara gemuruh lemah yang terdengar dari sekitar kawasan gunung.
Meski belum terjadi peningkatan status aktivitas vulkanik, pihak pengamatan gunung api terus melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki yang dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan peningkatan aktivitas erupsi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Erupsi-Gunung-Lewotobi-Laki-Laki.jpg)