Tahukah Anda

Gejala Omicron Mirip Pilek, Ini Tanda yang Harus Diwaspadai

Salah satu penyakit yang sering paling muncul di musim penghujan adalah flu, batuk, dan pilek. Namun, bagaimana kita bisa memastikan itu flu biasa ...

Editor: Muliadi Gani
FOTO: SHUTTERSTOCK
Ilustrasi - Gejala Omicron Mirip Pilek, Ini Tanda yang Harus Diwaspadai 

Studi ZOE menemukan bersin lebih dari biasanya dapat menjadi tanda Covid-19 pada orang yang telah divaksinasi.

Namun, studi ini juga menekankan, bersin jauh lebih mungkin menjadi tanda pilek atau alergi.

Dikatakan bahwa meski banyak orang yang terinfeksi virus corona mengalami bersin, itu bukan gejala yang pasti karena bersin sangatlah umum.

Sakit tenggorokan

Banyak orang dengan Covid-19 telah melaporkan di aplikasi ZOE Study bahwa mereka mengalami sakit tenggorokan yang terasa mirip seperti sakit tenggorokan ketika pilet atau radang tenggorokan.

Namun, ada perbedaan mendasar yang ditemukan ahli.

Sakit tenggorokan terkait Covid-19 cenderung ringan dan berlangsung tidak lebih dari lima hari.

Sedangkan sakit tenggorokan yang sangat menyakitkan dan berlangsung lebih lama kemungkinan disebabkan oleh hal lain.

Baca juga: Varian Baru Omicron 500 Persen Lebih Menular

Menurut data ZOE, hampir setengah dari orang yang sakit dengan Covid-19 melaporkan mengalami sakit tenggorokan.

Gejala sakit tenggorokan lebih sering dilaporkan orang dewasa berusia 18-65 tahun dibanding orang yang berusia di atas itu atau di bawah 18 tahun.

Kehilangan penciuman Kehilangan penciuman menjadi indikator terkuat infeksi Covid-19, terlepas dari usia, jenis kelamin, atau tingkat keparahan penyakit seseorang.

Sementara orang yang memiliki Covid mungkin tidak kehilangan indra penciumannya sepenuhnya, itu mungkin berubah, sehingga Anda mungkin tidak dapat mencium sesuatu yang beraroma kuat, dan indra perasa Anda mungkin terpengaruh juga sehingga makanan mungkin terasa berbeda atau tampak hambar.

Batuk terus-menerus secara luas disepakati sebagai salah satu dari tiga gejala utama Covid-19.

Namun, menurut penelitian ZOE, hanya sekitar empat dari 10 orang yang sakit virus akan mengalami hal ini.

Dalam konteks ini, 'terus-menerus' berarti batuk berkali-kali sehari, "selama setengah hari atau lebih".

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved