Luar Negeri

Pria Cina Bertemu Ibunya Setelah 33 Tahun Diculik, Berkat Petunjuk Gambar Desa

Seorang pria Cina berusia 37 tahun yang diculik pada usia empat tahun berhasil menemukan ibu kandung, berkat menggambar peta desa asalnya berbekal ...

Editor: Muliadi Gani
FOTO: WEIBO via SOUTH CHINA MORNING POST
Li Jingwei (37) berhasil bertemu ibu kandungnya yang terpisah dengannya selama 33 tahun, berkat peta desa yang dia gambar dengan tangan berdasarkan ingatannya. Li diculik tetangganya dan dijual saat berusia 4 tahun. 

PROHABA.CO, ZHAOTONG - Seorang pria Cina berusia 37 tahun yang diculik pada usia empat tahun berhasil menemukan ibu kandung, berkat menggambar peta desa asalnya berbekal apa yang dia ingat.

Peta yang digambar tangan itu membantu polisi menemukan di mana dia dilahirkan dan kemudian membantunya bertemu kembali dengan ibu kandungnya, ujar pria bernama Li Jingwei di Douyin, TikToker Cina.

Li, yang tidak ingat nama lahirnya, lahir di Provinsi Yunnan, tetapi diculik saat masih kecil oleh tetangganya dan diperdagangkan ke Provinsi Henan hampir 2.000 km jauhnya.

Di sana dia dijual kepada keluarga yang akhirnya membesarkannya.

Dikutip dari South China Morning Post pada Rabu (29/12/2021), Li yang sekarang memiliki keluarganya sendiri, memberikan sampel darah kepada pihak berwenang dan mulai menggambar apa yang dia ingat tentang desa asalnya.

Dia meminta petunjuk secara online tentang di mana lokasi itu kira-kira dan pencarian polisi akhirnya mengarah ke sebuah desa dekat kota pegunungan di Yunnan bernama Zhaotong.

Di sana pihak berwenang menemukan seorang perempuan yang kemungkinan adalah ibu Li, dan tes DNA menggunakan darah kemudian mengonfirmasi bahwa Li adalah putranya.

Baca juga: Usus Pria Cina Robek Digigit Belut, Dimasukkan Melalui Anus

Alhasil, keduanya bertemu pada 1 Januari 2022.

Ayah Li sudah tiada, menurut pihak berwenang setempat.

Li mengatakan, dia terpikir mencari keluarga kandungnya setelah mengetahui tentang kisah terkenal Guo Gantang dan Sun Haiyang, dua kasus penculikan terkenal yang berakhir dengan pertemuan kembali pada 2021.

“Aku sadar tidak bisa menunggu lebih lama lagi, karena orang tuaku pasti semakin tua sekarang.

Aku khawatir ketika mengetahui dari mana aku berasal, mereka mungkin telah meninggal,” katanya kepada Henan Television awal pekan lalu.

Guo Gantang adalah ayah yang menjadi terkenal di kalangan orang Cina, karena mencari putranya yang hilang selama 24 tahun.

Dia bercerita tentang penculikan anaknya dari sepeda motornya, menempuh perjalanan sekitar 500.000 kilometer dan berganti sepuluh sepeda.

Baca juga: Peneliti Cina Ubah Sperma Jadi Gelas Plastik Ramah Lingkungan

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved