Breaking News:

Tahukah Anda

Ribuan Ikan Mati di Danau Maninjau, Pakar Ungkap Penyebabnya

Peneliti dari Pusat Riset Limnologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) membeberkan penyebab ribuan ikan mati di Danau Maninjau, ...

Editor: Muliadi Gani
ANTARA FOTO/Muhammad Arif Pribadi/Lmo/hp.
Dua nelayan melintas di dekat ribuan ikan keramba jaring apung yang mati di Danau Maninjau, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Kamis (29/4/2021). 

PROHABA.CO, JAKARTA - Peneliti dari Pusat Riset Limnologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) membeberkan penyebab ribuan ikan mati di Danau Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Sebelumnya diberitakan bahwa kematian massal ikan terjadi lantaran curah hujan tinggi disertai angin kencang di daerah tersebut, sehingga konsentrasi oksigen di Danau Maninjau berkurang.

Akan tetapi, Peneliti Ahli Utama di Pusat Riset Limnologi BRIN, Dr Ir Fauzan Ali MSc mengatakan, cuaca ekstrem hanyalah faktor pemicu ribuan ikan tersebut mati.

Apabila cuaca tidak ekstrem, angin akan membuat pergerakan air di permukaan, kemudian oksigen akan terdifusi ke dalam badan air, dan kadar oksigen di kedalaman beberapa meter pun akan kembali normal.

Sementara itu, penyebab utama ikan-ikan di keramba tersebut mati ialah menurunnya kandungan oksigen di dalam air mulai dari kedalaman 0 sampai kedalaman tertentu.

"Kalau di tahun 2016 itu sampai 4 meteran kedalaman air oksigennya rendah.

Semakin dalam, maka konsentrasi oksigen di dalam air semakin kecil.

Baca juga: Cuaca Buruk, Ratusan Ton Ikan Mati Mendadak

Itu yang membuat ikan-ikan mati karena mabuk, di dalam air tidak ada oksigen," kata Fauzan kepada Kompas.com di Jakarta, Kamis (6/1/2022).

Dia tambahkan, penyebab ribuan ikan mati itu karena tidak adanya oksigen di dalam air, akibat aktivitas yang ada di Danau Maninjau, terutama keramba jaring apung (KJA).

Para peternak pun setiap hari memberikan pakan ikan-ikan di danau tersebut. 

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved