Kebakaran di Bireuen

Satu Ruko di Bireuen Terbakar

Satu unit rumah toko (ruko) berkonstruksi permanen milik Hamdani Hamid (42) di Dusun Blang Padang, Gampong Salah Sirong Jaya, Jeumpa Bireuen, ...

Editor: Muliadi Gani
SERAMBI/YUSMANDIN IDRIS
Satu ruko terbakar di Bireuen sekitar pukul 22.40 WIB, Senin (21/9/2020), Tiga orang meninggal dunia. 

PROHABA.CO, BIREUEN - Satu unit rumah toko (ruko) berkonstruksi permanen milik Hamdani Hamid (42) di Dusun Blang Padang, Gampong Salah Sirong Jaya, Jeumpa Bireuen, terbakar sekitar pukul 09.00 WIB, Jumat (07/01/2022).

Selain itu, sebuah rumah konstruksi kayu yang berdekatan terkena imbasnya.

Lokasi kebakaran itu berjarak sekitar 25 km lebih arah selatan Bireuen dan berada di Km 11 lintasan Bireuen-Takengon.

Walaupun lokasinya jauh, begitu mendapat informasi adanya kebakaran, dua unit mobil damkar Pemkab Bireuen dikerahkan ke lokasi. Tidak ada korban jiwa maupun cedera dalam peristiwa itu.

Sejauh ini belum diketahui pastisumber api, meski munculnya dari dapur kayu di belakang ruko.Menurut Hamdani selaku pemilik ruko, sebelum kejadian ia berada dalam toko jualan sambil menjaga dan mengayun anaknya Fara Nabila.

Saat itu istrinya sedang ke luar ruko, sedangkan anaknya sekolah.

Secara tiba-tiba Hamdani melihat muncul kobaran api di ruang belakang dan juga dikabarkan sejumlah warga lainnya ada kebakaran di belakang rukonya.

Baca juga: Rumah Warga Seulimeum Musnah Dilalap Api

Lalu korban spontan keluar membawa Fara Nabila dan minta tolong warga.

"Saya sedang dalam toko lagi ayun Fara Nabila dan baru saja ada warga membeli.

Tiba-tiba saya lihat sudah muncul api di ruang belakang, api sudah membesar dan belum tahu penyebabnya," ungkap Hamdani.

Husaini (42) dan M Nasir (47), keduanya warga setempat mengatakan, mereka belum tahu pasti sumber apinya, meski awalnya muncul dari bagian dapur dan cepat membesar.

Begitu mengetahui terjadi kebakaran warga langsung berdatangan membantu mengeluarkan barang dalam toko dan juga menyiram kobaran api dan ada warga meminta bantuan pemadam Pemkab Bireuen, jelasnya.

Ruko yang terbakar itu ditempati Hamdani bersama istrinya, Ita Zahara (32), anaknya Sri Santi (18), Amelia (13), Sri Maulida (8), dan Fara Nabila (3).

Baca juga: Ruko Jual BBM Terbakar,  Satu Sepmor Ikut Ludes

Warga Gampong Sarah Sirong Jaya mengharapkan Pemkab Bireuen agar dapat menempatkan mobil pemadam di Juli, untuk antisipasi kebakaran dan mempercepat bantuan penanganan karena jarak tempuh mobil pemadam dari Kota Bireuen mencapai 25 km ke Sarah Sirong.

Sopir damkar Pemkab Bireuen, Ahmad Dahlan mengatakan, saat menerima informasi, dua unit mobil pemadam dikerahkan ke lokasi.

Kondisi jauhnya jarak tempuh dan jalan rusak menghambat laju mobil pemadam.

Tiba di lokasi petugas bersama warga memadamkan sisa bara api.

Akibat kebakaran itu kondisi dapur kayu di belakang ruko habis terbakar dan kamar konstruksi permanen isinya ikut terbakar.

Imbas kejadian itu sebagian dinding dan atap rumah milik M Yusuf (45) yang berada dekat ruko terkena jilatan api dan berhasil dipadamkan.(yus)

Baca juga: Dapur Penyulingan Minyak Mentah Tradisional di Bireuen Terbakar

Baca juga: Warung Kelontong di Rikit Gaib Terbakar, Kerugian Rp 100 Juta

Baca juga: Rumah Terbakar, Ibu dan 3 Anaknya Ditemukan Tewas

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved