Minggu, 31 Mei 2026

Dua Pendaki Hilang di Gunung Malabar, Tim SAR Lakukan Pencarian

Dua pendaki dilaporkan hilang di Gunung Malabar, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Senin (31/1/2022). Kepala Kantor SAR Bandung Deden Ridwansah

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
Dok. Perhutani Jabar Banten
Gunung Malabar 

PROHABA.CO, BANDUNG - Dua pendaki dilaporkan hilang di Gunung Malabar, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Senin (31/1/2022).

Kepala Kantor SAR Bandung Deden Ridwansah menjelaskan, laporan itu diterima dari Pusdalops Badan Penanggulangan Bencna Daerah Kabupaten Bandung.

"Dua orang tersebut dikabarkan hilang sekitar pukul 12.15 WIB saat kembali turun dari puncak gunung," ucap Deden dalam keterangannya, Selasa (1/2/2022).

Deden menjelaskan, berdasarkan laporan dari keluarga pada Minggu (30/1/2022) pukul 07.30 WIB, kedua pendaki bernama Ace dan Yoga berangkat ke Gunung Malabar dari Desa Mekarjaya.

"Rencana perjalanan pulang pergi di hari yang sama," ucapnya.

Tiba di puncak, dua orang tersebut bertemu rombongan berjumlah enam orang yang sudah naik sejak Sabtu (29/1/2022).

Keduanya pun memutuskan berkemah bersama rombongan itu.

Baca juga: 5 Hari Hilang di Gunung, Bocah Pendaki Mengaku Tak Pernah Makan

Baca juga: Sempat Terjatuh dan Tidak Sadarkan Diri, Pendaki Asal Madiun Meninggal Dunia di Gunung Lawu

Mereka berencana turun pada keesokan harinya, Senin (31/1/2022). Pada Senin sekitar pukul 12.16 WIB, rombongan itu turun lebih dulu dan menunggu di Legok pada kordinat 7° 7'39.52"S 107°38'11.70"E.

Namun, rombongan tak bertemu dua orang tersebut.

"Kemudian rombongan melakukan pencarian kedua survivor selama kurang lebih tiga jam, dengan hasil pencarian nihil, yang ditemukan hanya motor milik survivor yang masih terparkir di Kantor Desa Mekarjaya," ucapnya.

Setelah berkoordinasi dengan dengan BPBD Kab Bandung, petugas gabungan dan keluarga korban di basecamp pendakian Kantor SAR Bandung memberangkatkan satu tim rescue pukul 06.10 WIB.

"Diketahui dari keluarga korban, kedua survivor tidak membawa perlengkapan survival yang lengkap karena rencana awal tidak akan berkemah di puncak," kata Deden.

Satu tim rescue diterjunkan menggunakan satu unit rescue car double cabin dan membawa satu set palsar mountaineering, dua lembar peta rupa bumi Gunung Malabar, satu set peralatan navigasi, satu set peralatan alat komunikasi, satu set peralatan medis, dan alat perlindungan diri personal.(kompas.com)

Baca juga: Virus NeoCov Diklaim Ilmuwan sebagai Varian Covid Baru

Baca juga: Lama Vakum dari Dunia Hiburan karena Sakit, Tukul Arwana Rindu Melawak

Baca juga: Zodiak Bentuk Kalajengking, Berikut 10 Fakta zodiak Scorpio

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved