Kriminal

Bocah Lima Tahun Tewas Seusai Diperkosa dan Dianiaya Ayahnya

Benry Nurlatu, seorang warga di Namrole, Kabupaten Buru Selatan, Provinsi Maluku, tega memperkosa dan menganiaya putrinya yang masih berusia ...

Editor: Muliadi Gani
Stockphoto
Ilustrasi pemerkosaan 

PROHABA.CO, AMBON - Benry Nurlatu, seorang warga di Namrole, Kabupaten Buru Selatan, Provinsi Maluku, tega memperkosa dan menganiaya putrinya yang masih berusia lima tahun hingga meninggal dunia.

Korban meninggal dunia saat sedang menjalani perawatan medis di RSUD Namrole pada Selasa (8/2).

Korban menjalani perawatan di rumah sakit tersebut sejak 18 Januari 2022, setelah diantar oleh pelaku akibat kondisi korban yang terus melemah usai kejadian pemerkosaan dan penganiayaan.

Korban berinisial FN itu diketahui menjadi korban kekerasan seksual setelah hasil pemeriksaan medis menunjukkan seluruh rongga mulut korban penuh jamur dan terdapat luka robek hebat di bagian kemaluan dan anus korban.

Selain itu, dari hasil pemeriksaan dokter, korban juga didiagnosa mengidap gizi buruk dan anemia.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat mengatakan, kasus pemerkosaan dan penganiayaan itu dilaporkan ke polisi pada Sabtu (22/1).

Baca juga: Tersangka Pemerkosa Bocah Nagan Diciduk Polisi, Ternyata Residivis

Baca juga: Bocah 4 Tahun Disiksa Ayah Tiri Hingga Babak Belur, Telinga Korban Digigit

“Memang kasusnya (pemerkosaan) itu sudah terjadi sebelumnya tapi baru dilaporkan ke polisi pada 22 Januari,” kata Roem, Rabu (9/2) malam.

Menurut Roem, setelah mendapatkan laporan, polisi langsung bergerak menangkap pelaku.

Setelah ditangkap, pelaku dibawa ke kantor Polsek Namrole untuk menjalani pemeriksaan.

Namun, saat hendak menjalani pemeriksaan di kantor Polsek Namrole, pelaku berhasil mengelabui polisi dan kabur.

“Jadi setelah dilaporkan pelaku ini langsung ditangkap tanggal 22 Januari jam 10 lalu dia dibawa ke tahanan Polsek sore itu, malamnya dia mau diperiksa tapi dia kabur,” katanya.

Saat ini, polisi masih terus mengejar pria yang tega melakukan kekerasan seksual kepada anak kandungnya sendiri itu.

Untuk diketahui, korban menjalani perawatan medis selama 10 hari di RSUD Namrole setelah diantar oleh pelaku.

Namun kondisi korban terus melemah hingga akhirnya korban meninggal dunia.(kompas.com)

Baca juga: Satpam Setububi Bocah yang Tunggui Orangtuanya di RS

Baca juga: Pemerintah Beri Akses Komnas HAM Selidiki Kasus Waduk Bener di Wadas

Baca juga: Maria, Pembobol Bank BNI Tetap Divonis 18 Tahun Penjara, MA Perbesar Uang Pengganti

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved