Luar Negeri

AS Tak Evakuasi Warganya dari Ukraina

Pemerintah Amerika Serikat (AS) meminta warganya untuk menyiapkan tempat perlindungan di Ukraina tanpa menyiapkan opsi evakuasi ...

Editor: Muliadi Gani
ANTARA FOTO/REUTERS/UMIT BEKTAS/RWA/DJO
Warga menunggu untuk menaiki kereta evakuasi dari Kyiv menuju Lviv di stasiun kereta pusat Kyiv, Ukraina, Jumat (25/2/2022). 

PROHABA.CO, JAKARTA - Pemerintah Amerika Serikat (AS) meminta warganya untuk menyiapkan tempat perlindungan di Ukraina tanpa menyiapkan opsi evakuasi.

“Pemerintah AS tidak akan dapat mengevakuasi warga AS dari Ukraina.

Harap tinjau apa yang dapat dan tidak dap at dilakukan oleh pemerintah AS untuk membantu Anda dalam krisis di luar negeri,” demikian tertulis dalam Peringatan Perjalanan yang diunggah oleh Kedutaan Besar AS di Kiev, lewat akun @USEmbassyKyiv, seperti dikutip dari CNN, Sabtu (26/2/2022).

Presiden Rusia, Vladimir Putin sebelumnya telah memerintahkan operasi militer diwilayah Donbas yang terletak di timur Ukraina pada Kamis (24/2/2022) sekitar pukul 06.00 waktu setempat.

Dikutip dari CNN, pasukan Rusia sudah memasuki Kiev, Sabtu (26/2/2022) pagi.

Baca juga: Rusia Umumkan Perang, Ukraina Dihantam Ledakan

“Situasi keamanan di seluruh Ukraina tetap sangat tidak stabil, dan kondisi dapat memburuk tanpa peringatan.

Warga AS harus tetap waspada dan mengetahui lokasi tempat berlindung terdekat atau ruang terlindung Anda,” lanjut pernyataan Kedubes AS.

Pada Jumat (25/2/2022), Gedung Putih mengatakan Kementerian Luar Negeri AS telah mengontak warga AS yang masih berada di Ukraina.

“Warga Negara AS yang bertahan di Ukraina harus meningkatkan kewaspadaan karena potensi pertempuran aktif, kejahatan, dan kerusuhan sipil,” ucap Kedubes AS.

Warga AS yang mencari bantuan darurat dan yang memutuskan untuk tetap tinggal di Ukraina harus melengkapi formulir daring.

“Jika terjadi tembakan mortir dan/atau roket, ikuti instruksi dari otoritas setempat dan segera cari perlindungan.

Baca juga: Perang Dunia Ketiga Bisa Pecah Kapan Saja

Jika Anda merasa lokasi Anda saat ini tidak lagi aman, Anda harus hati- hati menilai potensi risiko yang terkait dengan pindah ke lokasi lain,” sambung Kedutaan.

Terpisah, Anggota Komisi I DPR Helmy Faishal Zaini mendesak pemerintah RI mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Ukraina.

“Dalam situasi yang sangat tidak aman pascaserangan Rusia atas Ukraina, kita berharap pemerintah RI melalui kemenlu, bisa segera melakukan evakuasi dan perlindungan kepada saudara-saudara kita,” kata dia, dalam keterangan tertulis, Sabtu (26/2/2022).

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved