Rabu, 29 April 2026

Jatuh ke Sungai Bersama Sepmor, Warga Bireuen Ditemukan Meninggal

Seorang warga Dusun Gunong Jagung, Gampong Alue Limeng, Kecamatan Juli, Bireuen, bernama Muhammad Yusuf (55) jatuh ke dalam alur (anak sungai) ...

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
FOTO FOR PROHABA
Jenazah almarhum Muhammad Yusuf (55) dibawa ke rumah duka di Dusun Gunong Jagung, Gampong Alue Limeng, Kecamatan Jeumpa Bireuen, Kamis (17/03/2022) malam. 

PROHABA.CO, BIREUEN - Seorang warga Dusun Gunong Jagung, Gampong Alue Limeng, Kecamatan Juli, Bireuen, bernama Muhammad Yusuf (55) jatuh ke dalam alur (anak sungai) di kawasan tersebut sekitar pukul 17.00 WIB, Kamis (17/03/2022).

Dua jam kemudian, pukul 19.00 WIB, jasadnya ditemukan dalam keadaan tak lagi bernyawa.

Lokasi jatuhnya korban berjarak sekitar 20 km ke arah selatan Bireuen.

Diperoleh informasi, sekitar pukul 17.00 WIB saat pulang dari kebunnya Yusuf naik sepeda motor (sepmor) melewati jembatan darurat dari kayu yang lebarnya 3 x 5 meter.

Saat itu kondisi alur sungai sedang tergenang air dan meluap karena hujan deras.

Baca juga: Bocah 2 Tahun Terjatuh ke Irigasi, Ditemukan Jadi Mayat, Hanyut Sejauh 2 Km

Setelah itu, korban menunggu warga lain yang hendak lewat duluan yang berada di ujung jembatan.

Setelah itu, korban melewati jembatan.

Nah, ketika melaju sampai di bagian tengah jembatan tiba-tiba mesin sepmornya mati.

“Ia terpeleset dan jatuh bersama sepmornya ke alur sungai dan terseret arus deras,” ungkap Amri (45), salah seorang warga setempat.

Seorang warga lainnya bernama Saiful menam-bahkan, mengetahui adanya kejadian itu, puluhan warga melakukan pencarian korban dengan cara turun ke alur sungai.

Baca juga: IRT Pakai Sepmor Jatuh ke Irigasi Jalan Masuk Gerbang

Usaha mencari secara bersama-sama itu membuahkan hasil, korban ditemukan sekitar pukul 19.00 WIB atau dua jam sejak jatuh ke alur.

Lokasi penemuan mayatnya berjarak sekitar 400 meter dari jembatan tempatnya terpeleset dan jatuh ke alur sungai.

Jenazah korban kemudian dibawa pulang ke rumahnya yang berjarak sekitar 2 km dari lokasi kejadian.

Kepala Dusun (Kadus) Gunong Jagung, Gampong Alue Limeng, Syukri AR (52) didampingi Saiful serta warga lainnya mengharapkan agar Pemkab Bireuen segera membangun jembatan permanen di lokasi kejadian itu guna melancarkan aktivitas petani menuju kebun dan mencegah peristiwa serupa terulang.

Baca juga: Sesosok Mayat Ditemukan di Saluran Irigasi Aceh Besar, Tanpa Identitas Apa pun

“Jembatan permanen dibutuhkan sebagai lintasan kawasan mulai dari Alue Teungku Mak Ali ke aliran alur sungai yang harus dilewati untuk bisa tiba di Dusun Gunong Jagung,” kata Syukri.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved