Tim TNI Investigasi Penyerangan KKB yang Tewaskan Dua Prajurit

Aparat gabungan TNI yang dipimpin Kasi Intel Korem 172/PWY Letkol Kavaleri Kristyanto tengah menginvestigasi kasus penyerangan Kelompok Kriminal ...

Editor: Muliadi Gani
Shutterstock
Ilustrasi penembakan 

PROHABA.CO, JAYAPURA - Aparat gabungan TNI yang dipimpin Kasi Intel Korem 172/PWY Letkol Kavaleri Kristyanto tengah menginvestigasi kasus penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) ke Pos Satgas Mupe yang menewaskan dua prajurit dan delapan anggota Korps Marinir TNI AL terluka.

Komandan Korem 172 PWY, Brigadir Jenderal TNI Izak Pangemanan mengatakan, tim sudah menuju Distrik Kenyam untuk melakukan investigasi.

"Tim investigasi yang dikirim ke Kenyam itu juga beranggotakan polisi militer dan akan berada di Kenyam selama beberapa hari," kata Pangemanan, Selasa (29/3).

Baca juga: TNI Gadungan Telanjur Nikahi Anak Kolonel, Undangan Resepsinya Bikin Heran

Adapun tujuan investigasi di antaranya untuk memastikan kronologi dan penyebab terjadinya penyerangan.

Kelompok bersenjata itu, kata dia, menyerang Pos Satgas Mupe di Kenyam pada Sabtu (26/3).

Kemudian pada Senin (28/3), KKB pimpinan Egianus Kogoya kembali menyerang Pos Koteka yang dijaga anggota marinir di Kwareh Bawah, Kenyam, Kabupaten Nduga.

Pos tersebut berada di bawah kawasan Bandara Kenyam.

"Dari laporan yang diterima memang ada penembakan ke arah pos TNI hingga dibalas dan terjadi baku tembak.

Baca juga: Pos Marinir Diserang KKB, 2 Gugur, 1 Kritis dan 7 Luka

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut," ungkapnya.

Tembakan itu dari seberang sungai namun suaranya terdengar bahkan hingga ke pesawat yang saat itu hendak mendarat karena lokasinya berada di bagian bawah kawasan bandara Kenyam.

Ia menegaskan bahwa seluruh personel TNI di Kenyam saat ini bersiaga.

"Bila diserang, kami akan membalas menembaki dengan kekuatan penuh," ucapnya.

Sebelumnya, KKB menyerang Pos Satgas Mupe pada Sabtu (26/3) hingga menyebabkan dua anggota Marinir meninggal dan delapan luka-luka.

Dua personel yang meninggal yaitu Dan Pos Letda Mar Moh Iqbal dan Pratu Wilson Anderson Here (yang kini berpangkat Praka).(kompas.com)

Baca juga: Kajari Aceh Besar Musnahkan Sabu-Sabu dan Ganja, Ajak Semua Elemen Perangi Narkoba

Baca juga: Roman Abramovich Diracun dengan Senjata Kimia, Kulit Wajah Mengelupas

Baca juga: Dua Rumah Warga di Simalungun Terbakar

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved