Kriminal

Pasangan Lansia di Tamiang Dianiaya Anak Kandungnya

Peristiwa tragis terjadi di Aceh Tamiang, Rabu (30/3/2022) siang. Seorang anak bernama Boim alias Boi (41), warga Desa Tenggulun, ...

Editor: Muliadi Gani
Kompas.com/ERICSSEN
Ilustrasi 

PROHABA.CO, KUALASIMPANG - Peristiwa tragis terjadi di Aceh Tamiang, Rabu (30/3/2022) siang.

Seorang anak bernama Boim alias Boi (41), warga Desa Tenggulun, Kecamatan Tenggulun, Aceh Tamiang, diduga tega menganiaya kedua orang tuanya yang sudah lanjut usia (lansia).

Ayahnya Kamid (78) dan sang ibu, Miskem (75), diduga ia pukul menggunakan sebilah kayu.

Seusai melakukan perbuatan tak terpuji itu, Boi pun melarikan diri.

Hingga tadi malam ia masih menjadi buronan polisi.

Kapolres Aceh Tamiang melalui Kasi Humas AKP Untung mengatakan, penganiayaan itu terjadi Rabu (30/3/2022) siang.

Baca juga: Gara-gara Harta Warisan, Pria di Tamiang Tega Aniaya Ibu dan Ayahnya

Lokasinya di kebun sawit Desa Tenggulun, Kecamatan Tenggulun, Kabupaten Aceh Tamiang.

Peristiwa itu, kata AKP Untung, pertama kali diketahui oleh kakak kandung tersangka pelaku, yakni Samirin (52), yang juga merupakan warga setempat.

"Dia datang ke kebun untuk menjumpai kedua orang tuanya, tapi dalam perjalanan tiba-tiba dia dengar suara minta tolong yang ternyata itu adalah suara Miskem, ibu kandungnya," kata AKP Untung, Rabu (30/3/2022) malam.

Miskem saat itu ditemukan dalam posisi tangan kirinya terluka dan mengeluarkan banyak darah.

Baca juga: Upayakan Jemput Paksa Saifuddin Ibrahim, Polri Minta Bantuan FBI

Menurutnya, hal itu akibat dipukul Boi, anaknya.

Dengan panik Samirin menanyakan keberadaan ayahnya, Kamid.

Sang ibu mengatakan bahwa suaminya itu masih di ladang.

Samirin pun langsung menuju lokasi.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved