Selasa, 28 April 2026

Konflik Rusia vs Ukraina

Roket Rusia Hancurkan Bandara Dnipro, 5 Luka

Pasukan Rusia menembakkan roket ke wilayah Luhansk dan Dnipro Ukraina pada Minggu (10/4), dan menghancurkan bandara Dnipro dan melukai sedikitnya ...

Editor: Muliadi Gani
AFP
Asap mengepul dari bandara Dnipro, pada 10 April 2022, di tengah invasi Rusia ke Ukraina. 

PROHABA.CO, KYIV - Pasukan Rusia menembakkan roket ke wilayah Luhansk dan Dnipro Ukraina pada Minggu (10/4), dan menghancurkan bandara Dnipro dan melukai sedikitnya lima orang menurut para pejabat Ukraina.

Valentyn Reznichenko, gubernur wilayah Dnipropetrovsk tengah mengatakan di Telegram bahwa ada juga serangan di bandar uadara Dnipro.

"Bandara itu sendiri hancur, serta infrastruktur di dekatnya.

Dan roket terbang dan terbang," katanya sebagaimana dilansir Reuters.

Reznichenko mengatakan sebelumnya bahwa serangan terhadap bandara Dnipro telah melukai satu orang dan roket telah memicu api yang sudah dipadamkan.

Sebuah rudal juga menghantam bangunan di distrik Pavlograd, tambahnya.

Baca juga: Rusia Bantah Serang Stasiun KA di Kramatorsk Ukraina

Baca juga: Senjata Senilai Rp 10,7 Triliun Hingga Rudal Anti-pesawat Akan Dikirim AS ke Ukraina

Secara terpisah, kepala dewan wilayah Dnipro, Mykola Lukashuk, mengatakan lima staf layanan darurat negara telah terluka oleh serangan di bandara.

Lebih lanjut, Reznichenko mengatakan pekerja darurat menyisir fasilitas infrastruktur di kota Zvonetsky yang terkena serangan.

Rincian tentang korban akan diberikan kemudian.

Serangan itu diakui Kementerian Pertahanan Rusia yang mengeklaim “Rudal-rudal presisi tinggi semalam menghancurkan pangkalan dan markas besar batalyon nasionalis Dnepr di Zvonetsky, yang juga baru-baru ini menerima bala bantuan dari tentara bayaran asing.”

Serhiy Gaidai, gubernur Luhansk, wilayah timur yang berbatasan dengan Rusia, menulis sebelumnya di Telegram bahwa sebuah sekolah dan gedung apartemen bertingkat tinggi telah dihantam di kota Sievierodonetsk.

"Untungnya tidak ada korban jiwa," kata Gaidai.

Reuters tidak dapat segera mengkonfirmasi laporan tersebut.(kompas.com)

Baca juga: AS Sebut Akan Pasok Senjata Militer Ukraina Untuk Kalahkan Rusia

Baca juga: Bank Terbesar Rusia dan Anak-anak Vladimir Putin Masuk dalam Target Sanksi Baru AS

Baca juga: Ukraina : Telah Ditemukan Lebih dari 1.200 Mayat Ditemukan di Dekat Kyiv

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved