Dua Lembu Warga Diterkam Harimau di Kebun Sawit        

Dua ekor sapi diduga diterkam harimau di perkebunan kelapa sawit PTPN IV Unit Bah Birong Ulu, Afdeling III, Blok 16 C, Nagori Parmonangan, ...

Editor: Muliadi Gani
Tribunnews.com/Houston Zoo
Ilustrasi harimau. 

PROHABA.CO, SIMALUNGUN - Dua ekor sapi diduga diterkam harimau di perkebunan kelapa sawit PTPN IV Unit Bah Birong Ulu, Afdeling III, Blok 16 C, Nagori Parmonangan, Kecamatan Jorlang Hataran, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Menurut keterangan petugas kebun, awalnya dua ekor sapi itu ditemukan dalam keadaan terluka oleh pekerja kebun yang melakukan persiapan panen buah sawit pada Kamis (14/4) sekitar pukul 08.00 WIB.

Di tempat itu, satu ekor sapi ditemukan mengalami luka serius di bagian badan belakang sebelah kiri dengan kondisi luka menganga.

Tak jauh dari lokasi itu, ditemukan satu ekor sapi lainnya mengalami luka cakar di bagian perut.

Baca juga: Harimau Terkam Empat Ekor Kambing Warga, Pawang Didatangkan ke Lokasi

Dua ekor sapi milik warga itu ditemukan masih bernyawa.

Kepala Bidang Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Wilayah II Pematangsiantar, Seno Pramudito mengatakan, harimau sumatera itu diperkirakan telah kembali masuk ke dalam hutan.

Habitatnya berada di Hutan Lindung Sibatuloting dan termasuk di dalamnya wilayah Aek Nauli di Kabupaten Simalungun.

Setelah peristiwa itu, pihaknya bersama kepolisian setempat terus melakukan patroli di sekitar lokasi.

Mereka juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan memindahkan ternak ke tempat yang lebih aman.

"Dari jejak kaki yang kita temui di lokasi itu jenis harimau sumatera.

Baca juga: Tangkap Bebek di Acara Adat, Seorang Warga Diterkam Buaya

Hingga hari ini kita lakukan patroli tidak ada ditemukan tanda-tanda lagi. Mudah-mudahan sudah kembali ke hutan," kata Seno saat dihubungi, Sabtu (16/4).

Ia mengimbau agar masyarakat tidak melakukan perburuan terhadap satwa yang dilindungi tersebut.

"Jika ada melihat harimau sumatera berkeliaran di sekitar permukiman masyarakat, sebaiknya tidak diburu atau dibunuh.

Cukup informasikan saja kepada kami agar petugas kami bisa mengambil langkah dan tindakan,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Tiga Balata, AKP Armada Simbolon, dalam keterangannya mengatakan, dari lokasi juga ditemukan jejak kaki diduga harimau.

"Sesuai dengan hasil temuan di lapangan, ini merupakan perbuatan harimau, di sini nampak bekas cakaran dan jejak harimau," kata AKP Armada.

Setelah turun ke lokasi, pihaknya bersama warga langsung menyisir lokasi dan berpatroli untuk memastikan harimau tidak masuk ke permukiman warga.(kompas.com)

Baca juga: Tangan Warga Trumon Putus Diterkam Buaya, Diserang Saat Petik Kangkung

Baca juga: Tim BKSDA Jambi Tangkap Harimau Penerkam 2 Warga

Baca juga: BKSDA Temukan Bangkai Gajah di Hutan Aceh Utara

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved