Selasa, 21 April 2026

Gunakan Crane dan Bor, Petugas Cari Korban Ambruknya Alfamart

Alfamart di Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan ambruk pada Senin (18/4) sekitar pukul 16.45 WIT.Ada sekitar 16 orang ...

Editor: Muliadi Gani
ANTARA FOTO/IMAN SATRIA
Tim SAR mengevakuasi korban yang terjebak di reruntuhan gedung retail modern Alfamart di Gambut Km 15, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Senin (18/4/2022). Sebanyak 17 orang menjadi korban dalam peristiwa tersebut, lima korban diantaranya berhasil dievakuasi dan hingga kini tim gabungan terdiri dari Basarnas, TNI, POLRI dan relawan dibantu sejumlah alat berat masih terus berupaya melakukan evakuasi korban yang masih terjebak reruntuhan gedung retail modern Alfamart. 

PROHABA.CO, BANJARMASIN - Alfamart di Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan ambruk pada Senin (18/4) sekitar pukul 16.45 WIT.

Ada sekitar 16 orang yang tertimbun bangunan tiga lantai tersebut.

Pencarian korban yang dilakukan hingga Senin tengah malam, berlangsung dramatis.

Proses pencarian sulit karena banyaknya puing beton besar serta banyaknya warga yang menonton.

Senin sore, ada tiga korban yang berhasil dikeluarkan dari puing bangunan.

Kemudian sekitar pukul 19.30 Wita, satu korban selamat kembali bisa dikeluarkan.

Total korban diperkirakan terdiri dari enam karyawan toko dan sisanya adalah konsumen.

Petugas pencarian yang terdiri dari Basarnas, Polres Banjar, Polda Kalsel, Tagana dan relawan, Damkar, bahkan harus menurunkan alat berat, crane, eskavator, hingga bor dan juga gerinda.

Baca juga: KPK Jebloskan Penyuap Bupati Nonaktif Kuansing ke Sukamiskin

Petugas juga berhati-hati dalam melakukan pencarian, sambil mendengarkan suara korban di balik reruntuhan

Wakapolres Banjar Kompol Fihim yang memantau proses pencarian para korban di lokasi musibah mengatakan pencarian korban terpaksa harus dengan alat berat lantaran tumpukan beton yang sulit diangkat.

"Kami gunakan alat berat, demi mudahkan pencarian korban," ujarnya.

Sementara itu Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga, Wasino, yang mewakili Kepala Basarnas Banjarmasin mengatakan ada dua tim yang berjumlah 18 orang diterjunkan untuk mencari korban yang maish tertimbun bangunan 12 meter.

"Kami pastikan bahwa semua korban yang ada akan kami evakuasi seluruhnya, tentu dengan kerja sama dari seluruh tim SAR Gabungan yang berada di lokasi saat ini," ujar Wasino.

Tim Basarnas juga menggunakan peralatan guna membantu proses pencarian, seperti yaitu Search Cam, Thermal, Rescue Radar dan Life Detector.

Berdasarkan data dari Posko Tagana Kalsel di sekitar lokasi, tercatat sekitar 15 korban dalam insiden maut tersebut.

Baca juga: Daood, Drummer Grup Musik Debu Patah Kaki Akibat Tabrakan, Tak Bisa Disambung Lagi

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved