Kesehatan
Penderita Diabetes Wajib Tahu, 5 Dampak Serius Sering Melewatkan Sarapan
Sarapan adalah hal penting yang harus dilakukan oleh setiap orang, tidak terkecuali untuk para penderita diabetes.
Ringkasan Berita:
- Melewatkan sarapan dapat mengganggu kestabilan gula darah dan memperburuk kondisi diabetes dalam jangka panjang.
- Dampaknya meliputi penurunan energi, gangguan hormon, hingga risiko hipoglikemia yang bisa menyebabkan pusing hingga kehilangan kesadaran.
- Kebiasaan ini juga dapat memicu makan berlebihan dan kenaikan berat badan, sehingga memperparah resistensi insulin pada penderita diabetes.
PROHABA.CO – Sarapan adalah hal penting yang harus dilakukan oleh setiap orang, tidak terkecuali untuk para penderita diabetes.
Sarapan merupakan kebiasaan sehat yang tidak boleh terlewatkan.
Kebiasaan melewatkan sarapan ternyata dapat memberikan dampak serius bagi penderita diabetes.
Tidak hanya memengaruhi kadar gula darah secara langsung, kebiasaan ini juga berpotensi memperburuk kondisi kesehatan jika dilakukan secara terus-menerus dalam jangka panjang.
Sarapan merupakan salah satu waktu makan penting yang membantu menjaga kestabilan energi dan metabolisme tubuh, terutama bagi penderita diabetes yang harus menjaga keseimbangan kadar gula darah sepanjang hari.
Mengabaikan waktu makan pagi dapat mengganggu berbagai fungsi tubuh, mulai dari energi hingga regulasi hormon.
Jika sering dilakukan dalam jangka panjang, kebiasaan ini dapat memperburuk diabetes yang dialami dan bahkan bisa memicu komplikasi.
Melansir kanal kesehatan NDTV, berikut ini dampak suka tidak sarapan bagi penderita diabetes jika sering tidak sarapan.
Baca juga: 7 Makanan Tinggi Serat dalam Mengontrol Gula Darah Penderita Diabetes, Apa Saja?
1. Kurang Energi
Penderita diabetes membutuhkan pasokan energi yang stabil untuk menjalani aktivitas harian.
Ketika sarapan dilewatkan, tubuh akan menguras cadangan glikogen, yang dapat menyebabkan rasa lelah, lemas, dan menurunkan produktivitas.
Kondisi ini juga membuat pengelolaan berat badan menjadi lebih sulit.
2. Mengganggu Keseimbangan Hormon
Melewatkan sarapan dapat memengaruhi sekresi hormon seperti kortisol dan insulin.
Peningkatan kadar kortisol di pagi hari dapat menyebabkan kenaikan kadar gula darah, sementara produksi insulin yang tidak stabil akan mengganggu kontrol glikemik tubuh.
3. Risiko Hipoglikemia
Risiko hipoglikemia atau penurunan gula darah secara drastis.
| Lima Sayuran Kaya Zat Besi yang Baik untuk Mencegah Anemia dan Menjaga Kesehatan Tubuh |
|
|---|
| Jangan Salah Pilih! Ini 7 Buah yang Baik untuk Penderita Asam Lambung |
|
|---|
| Kaya Vitamin C dan Antioksidan, Ini 5 Khasiat Stroberi untuk Kesehatan Kulit |
|
|---|
| 5 Kandungan Nutrisi Pepaya yang Bermanfaat untuk Menjaga Kesehatan Pencernaan |
|
|---|
| 5 Buah yang Cocok Dikonsumsi Saat Cuaca Panas, Bantu Tubuh Tetap Segar dan Terhidrasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Ilustrasi-Cek-Diabetes-3.jpg)