Ditemukan, Tiga Jenazah di Laut Belawan, Ternyata Satu Keluarga
Fahrurozi (26) dan istrinya, Fidah (25), serta anak mereka Azam (2), tewas tenggelam di perairan Belawan, Sumatera Utara. Jenazah satu keluarga ...
PROHABA.CO, MEDAN - Fahrurozi (26) dan istrinya, Fidah (25), serta anak mereka Azam (2), tewas tenggelam di perairan Belawan, Sumatera Utara.
Jenazah satu keluarga itu ditemukan di perairan Belawan dengan lokasi yang berbeda pada Rabu (11/5) sekitar pukul 08.15 WIB.
Kapten Kapal SAR RB 203 Belawan, Rahmat Surbakti mengatakan, dari informasi yang didapatkan, satu keluarga itu merupakan nelayan asal Lorong Pisang Lingkungan 13 Belawan.
"Menurut informasi yang kami diterima, kapal mereka mengalami kebocoran dan tenggelam saat hendak mencari udang pada Selasa malam," ungkap Rahmat, Rabu sore.
Awal mula jenazah ditemukan Rahmat menjelaskan, awalnya petugas menerima laporan bahwa ditemukan jenazah perempuan sekitar 500 meter dari Pelabuhan Gudang Garam, Dermaga Sandar Kapal SAR RB 203, Rabu, pukul 08.15 WIB.
Baca juga: Gegara Masalah Ayam, Seorang Pria di Kupang Tega Habisi dan Bakar Jenazah Istrinya
Baca juga: Hanyut Saat Mandi di Pantai, Satu Selamat, Satu Tenggelam
Baca juga: Tim Universitas Syiah Kuala Studi Banding ke Spanyol
Tim langsung membawa jenazah korban ke kantor Polairud untuk proses otopsi.
Sekitar pukul 12.00 WIB, masih di lokasi yang sama, kembali ditemukan mayat pria yang langsung dibawa ke kantor Polairud Belawan.
Pukul 14.00 WIB, pihak keluarga menjemput kedua jenazah untuk dibawa ke rumah duka.
Kemudian pukul 14.50 WIB, petugas kembali menerima informasi ada penemuan mayat balita berjenis kelamin laki-laki, berjarak sekitar 1 kilometer dari lokasi jasad sebelumnya ditemukan.
Jenazah balita itu langsung dibawa ke rumah duka.
Setelah ditelusuri, ternyata ketiga mayat tersebut merupakan satu keluarga nelayan yang tinggal di Lorong Pisang Lingkungan 13 Belawan.
Kapal yang dinaiki ketiganya untuk mencari udang pada Selasa (10/5) malam bocor dan ketiganya tenggelam.
(kompas.com)
Baca juga: Rusia Tak Henti Bombardir Ukraina, 1.020 Mayat Sipil Ditemukan di Kyiv
Baca juga: Jenazah Ditahan Rentenir karena Utang Belum Dibayar
Baca juga: Rekan Lakukan Salat Gaib, Atas Jenazah ABK WNI Terjatuh dari Kapal di Afrika Belum Ditemukan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/ABK-SAR-RB-203-bersama-Polairud-Belawan-mengevakuasi-mayat-satu-keluarga-nelayan.jpg)