Berita Jakarta
Pengawasan UTBK Ketat, Peserta Capai 800.852 Orang
Pelaksana tugas Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi (Diktiristek) Kemendikbudristek, Prof Nizam, mengungkapkan, pengawasan Ujian
JAKARTA - Pelaksana tugas Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi (Diktiristek) Kemendikbudristek, Prof Nizam, mengungkapkan, pengawasan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dilakukan secara ketat untuk mencegah kecurangan.
“Memang prosedur penyelenggaraan UTBK dilakukan secara ketat.
Mulai dari peserta memasuki ruangan ujian hingga pada saat ujian.
Ini dilakukan untuk memastikan para peserta bersaing secara adil,” ujar Nizam saat melakukan peninjauan di Pusat UTBK UI di Jakarta, Rabu (18/5/2022).
Dia menambahkan, peserta UTBK harus yakin dengan kemampuan diri sendiri dan tidak perlu melakukan tindakan kecurangan seperti mencontek atau praktik perjokian.
“Saya berharap pada adik-adik semua untuk percaya dengan kemampuan sendiri.
Tidak perlu dan jangan sampai menggunakan joki dan melakukan kecurangan yang mencederai integritas adik-adik sendiri,” kata dia.
Sejauh ini, pelaksanaan UTBK yang telah dimulai pada Selasa (17/5/2022) berjalan dengan baik meskipun ada gangguan seperti koneksi internet dan listrik yang sempat mengalami gangguan.
Selain itu, sistem keamanan juga semakin baik dari waktu ke waktu.
Baca juga: Di Persidangan, Tentara Rusia Mengaku Sengaja Tembak Mati Warga Sipil Ukraina
Baca juga: PA 212 Minta Gubernur Anies Menolak Izin Gala Dinner Miyabi di Jakarta
“Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya pada semua pihak yang bekerja sama dalam menyelenggarakan UTBK ini,” kata Nizam.
800.852 Peserta
Terpisah, Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Prof Mochamad Ashari mengatakan secara nasional pelaksanaan hari pertama UTBK-SBMPTN 2022 berjalan dengan lancar.
Jumlah peserta UTBK-SBMPTN 2022 mengalami peningkatan menjadi 800.
852 peserta dengan jumlah peserta yang akan diterima nantinya sebanyak 460 ribu peserta.
“Terdapat 74 lokasi pelaksanaan UTBK di seluruh Indonesia,” ungkap Ashari saat meninjau pelaksanaan UTBK-SBMPTN 2022 di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Selasa (17/05/22) seperti dikutip dari laman its.ac.id.
Pada kesempatan ini, Ashari juga memberikan pesannya kepada para peserta ujian bahwa UTBK yang merupakan tes untuk jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) bukanlah satu-satunya kesempatan untuk bisa mewujudkan cita-cita.
Terdapat banyak jalur lain untuk dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi apabila tidak lulus melalui jalur SBMPTN nanti.
“Tidak perlu khawatir dan selalu berdoa agar mendapatkan hasil yang terbaik,” kata guru besar teknik elektro itu mengingatkan.
‘Tidak Terprediksi dan Ada yang Sesuai Ekspektasi’
UTBK Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2022 gelombang pertama memasuki hari kedua, Rabu (18/5/2022).
Salah satu peserta UTBK, Rico Wibisono (18) mengaku, banyak soal yang tidak terprediksi.
"Yang saya pelajari malah kesulitan, yang enggak terlalu saya dalami malah biasa saja," ujar Rico di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Rabu (18/5/2022).
Rico pun pasrah terkait hasil UTBK nanti.
Ia mendaftar jurusan Hubungan Internasional dan Ilmu Komunikasi Universitas Lampung (Unila).
"Yakin saja, tetapi ya sudahlah nanti hasilnya gimana," kata dia.
Peserta lainnya, Dwi Susanto (18) mengatakan bahwa soal yang ia kerjakan sesuai ekspektasinya.
"Sampai saat ini sesuai dengan ekspektasi.
Saya belajar sebulan yang lalu, kemudian soal-soal saya prediksi, saya pelajari itu semuanya keluar," kata Dwi.
Dwi berharap bisa lolos ke Ilmu Hukum Universitas Indonesia (UI) atau Ilmu Hukum UNJ.
Baca juga: Bangga dan Bahagianya Orangtua Fawwaz, Sang Anak Diterima di 5 Perguruan Tinggi Asia hingga Eropa "Harapannya bisa lolos langsung.
Ini baru pertama (ikut UTBK)," ujar Dwi.
Peserta lain, Putri Gayatri (17) mengaku tak terlalu memikirkan hasil UTBK nanti.
Hal terpenting, ia sudah berusaha.
"Nanti hasilnya bagaimana, lihat saja.
Kalau kesulitan (pengerjaan soalnya), setiap orang pasti merasa kesulitan juga," kata Putri. (rol/ant/kompas.com)
Baca juga: Tersangka Pengedar Sabu-sabu Ditangkap, Polisi Amankan 2,27 gram Barang Bukti
Baca juga: Pura-pura Beli Laptop, Warga Medan Ini Justru Todongkan Airsoft Gun dan Aniaya Korbannya