Berita Aceh Singkil
Harga Sawit Bertahan Rp 700/Kg, Petani Kesulitan Biaya Pemupukan dan Perawatan
Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Aceh Singkil bertahan pada kisaran Rp 600 sampai Rp 700 per kilogram
SINGKIL - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Aceh Singkil bertahan pada kisaran Rp 600 sampai Rp 700 per kilogram di tingkat petani.
Harga tersebut sudah berlangsung sejak sepekan terakhir.
Sementara sebelumnya masih berada di kisaran Rp 800 sampai Rp 1.000 per kilogram di tingkat petani.
Sementara harga di perusahaan pabrik kelapa sawit yang selama ini menerima TBS di kisaran Rp 1.100 sampai Rp 970 per kilogram.
Terjadi selisih antara harga di petani dengan perusahaan pabrik kelapa sawit.
Ini merupakan bagian keuntungan bagi pengepul, biaya angkut, dan penyusutan.
"Harga sawit di petani bertahan di kisaran harga Rp 600 sampai Rp 700 per kilogram," kata Barus, petani sawit di Simpang Kanan, Selasa (28/6/2022).
Rendahnya harga sawit membuat petani kesulitan biaya pemupukan dan perawatan.
Baca juga: Tak Kebagian Uang Pencurian Sawit, Agus Habisi Temannya
Baca juga: Dua Remaja Mengayuh Perahu Asmara di Kebun Sawit
Sebab kisaran harga Rp 700 jika dipotong biaya memanen, maka pemilik hanya menerima Rp 500 per kilogram.
Hasil penjualan Rp 500 per kilogram tidak cukup untuk membeli pupuk dan perawatan.
Naasnya jika sawit tidak dipupuk, berimbas pada penurunan produksi.
Petani di Aceh Singkil berharap harga sawit kembali meningkat.
Sebaliknya harga pupuk turun.
Jika itu terjadi maka petani sawit di Aceh Singkil bisa sejahtera.
Apalagi sudah ada bukti ketika ekonomi sulit akibat dampak pandemi Covid-19.