Polisi Gerebek Pabrik Mi Berformalin di Bandung

Polisi menemukan sebuah pabrik mi yang mengandung formalin di Desa Rahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, ...

Editor: Muliadi Gani
net via Tribunpekanbaru
ilustrasi mie berformalin 

PROHABA.CO, BANDUNG - Polisi menemukan sebuah pabrik mi yang mengandung formalin di Desa Rahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Rabu (29/6).

Hasil dari penggerebekan tersebut, polisi mengungkap bahwa pabrik mi berformalin ini telah beroperasi selama empat tahun.

Selain itu, Kepala Kepolisian Resor Kota Bandung, Kombes Pol Kusworo Wibowo, mengatakan, pihaknya berhasil meringkus satu orang tersangka dengan inisial Y.

“Kita amankan Y, pemilik pabrik tersebut, beserta 13 saksi lainnya,” kata Kusworo, dikutip dari regional.kompas.com, Rabu (29/06).

Selama beroperasi, pabrik mi berformalin ini bisa memproduksi hingga dua ton mi dalam satu hari.

Baca juga: Miliki 11 Paket Sabu, Honorer Pemko Sabang Tak Berkutik Saat Digerebek

Kusworo menyebut mi berbahan formalin ini sudah dipasarkan ke sejumlah pasar di wilayah Kabupaten Bandung.

Polisi pun langsung melakukan koordinasi dengan sejumlah kepala pasar di Kabupaten Bandung untuk menghentikan peredaran mi dari pabrik tersebut.

Ciri-ciri makanan yang mengandung formalin Faktanya, formalin memiliki beberapa manfaat, seperti digunakan dalam bahan pembersih lantai dan pakaian, pembasmi serangga, pengawet produk kosmetik, cairan pembalsam, dan sebagainya.

Namun, penggunaan formalin pada produk pangan merupakan penyalahgunaan karena dapat membahayakan kesehatan jika produk pangan tersebut dikonsumsi.

Biasanya, produk-produk pangan yang diberi formalin agar lebih awet adalah tahu, ayam potong, ikan, dan mi basah.

Baca juga: Limbah Pabrik Kembali Cemari Krueng Trang DLH Langsung Turun ke Lokasi, DPRK Pertanyakan Baristand

Baca juga: Peracik Tahu Berformalin di Subang Diringkus

Untuk memastikan kandungan formalin dalam produk pangan memang dibutuhkan uji laboratorium.

Namun, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menjelaskan ciri-ciri makanan berbahan formalin yang perlu diwaspadai, yakni:

Tahu yang bentuknya sangat bagus, kenyal, tidak mudah hancur, awet lebih lama, dan tidak mudah busuk.

Mi basah yang lebih tahan lama dan tidak mudah basi.

Ayam potong yang berwarna putih bersih, awet, dan tidak mudah busuk. Ikan basah yang berwarna putih bersih, kenyal, insangnya berwarna merah tua, awet lebih lama, dan tidak mudah busuk.

Mengonsumsi makanan yang mengandung formalin ini dapat menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan, seperti iritasi yang parah, gangguan pencernaan, dan gangguan pada ginjal, hati, pankreas, dan sistem saraf pusat.

(kompas.com)

Baca juga: Polisi Tangkap Empat Tersangka Pencuri Besi Pabrik Sawit 

Baca juga: Kades Digerebek Massa Saat Berduaan dengan Istri Warga, Diarak dan Dilaporkan ke Polisi 

Baca juga: Sembunyi di Kasur Warga, Pencuri Sepmor Nyerah Usai Letupan Senpi

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved