Tilep Uang Prajurit Rp 1,7 Miliar, Mantan Danyon 136/TS Letkol Dodiek Wardoyo Dipecat & Dipenjara

Dana Covid-19 yang diperuntukkan bagi anggotanya senilai Rp 1,7 miliar, 'ditilep' Letkol Inf Dodiek Wardoyo.

Editor: Misran Asri
POTRET Komandan Yonif Raider Khusus 136/TS, Letkol Inf Dodiek Wardoyo, saat memberi arahan dan penekanan pada seluruh prajurit, di Lapangan Hang Tuah Yonif Raider Khusus 136/TS, Sabtu (15/8/2020) lalu 

Dana Covid-19 yang diperuntukkan bagi anggotanya senilai Rp 1,7 miliar, 'ditilep' oleh mantan Danyon Raider Khusus 136/Tuah Sakti, Batam Kepulauan Riau, Letkol Inf Dodiek Wardoyo.

PROHABA.CO - Dana Covid-19 yang diperuntukkan bagi anggotanya senilai Rp 1,7 miliar, 'ditilep' oleh mantan Danyon Raider Khusus 136/Tuah Sakti, Batam Kepulauan Riau, Letkol Inf Dodiek Wardoyo.

Perbuatan melanggar hukum yang dilakukannya itu pun terbukti, sehingga membuat pejabat TNI marah.

Putusan pemecatan Letkol Dodiek teruang dalam Keputusan Pengadilan Militer Tinggi Medan Nomor 22.

Praktik korupsi ini dilakukan Letkol Dodiek Wardoyo saat menjabat Komandan Batalyon Raider Khusus 136 Tuah Sakti .

Selain dipecat, salinan putusan juga menetapkan pidana pokok, yakni penjara selama satu tahun, enam bulan.

Putusan pemecatan Letkol Dodiek Wardoyo dipimpin oleh Hakim Ketua Kolonel Sus Immanuel P.Simanjuntak.

Baca juga: 27 Prajurit Angkatan Udara AS Dipecat Gara-gara Menolak Vaksin Covid-19

Padahal selama menjabat sebagai Danyonif Raider Khusus 136/TS, setiap apel ia selalu menekankan kepada seluruh prajuritnya agar tidak melakukan pelanggaran yang dapat mencemarkan nama baik satuan TNI.

Letkol Inf Dodiek Wardoyo di Mako Yonif Raider Khusus 136/TS_Saat pisah sambut
POTRET SAAT PISAH SAMBUT Danyon Raider Khusus 136/TS: Letkol Inf Hasbul Hasyiek Lubis menyerahkan jabatan Komandan Batalyon (Danyon) Raider Khusus (RK) 136/Tuah Sakti (TS) kepada Letkol Inf Dodiek Wardoyo di Mako Yonif Raider Khusus 136/TS, Jalan Trans Barelang Batam, Kepulauan Riau, pada 13 Agustus 2020 lalu.

Kini, justru ia sendiri yang melakukan pelanggaran hingga dipecat dan dipenjara.

Pemecatan dan penjara itu merupakan hasil akhir sidang putusan (vonis) Pengadilan Militer Tinggi I Medan.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved