Transgender Wanita Dipaksa Hidup di Penjara Pria Setelah Hamili 2 Napi

Seorang narapidana (napi) transgender telah dipindahkan ke penjara yang berbeda setelah membuat dua sesama narapidana (napi) hamil ...

Editor: Muliadi Gani
FOTO: ISTIMEWA
Demi Minor dipenjara 30 tahun karena menikam mantan ayah angkatnya hingga tewas. Kini ia ditahan di unit rentan di penjara pria di New Jersey, Amerika Serikat. Setelah menghamili dua napi wanita, Minor yang napi transgender akhirnya dipindah ke penjara pria. 

PROHABA.CO, NEW JERSEY - Seorang narapidana (napi) transgender telah dipindahkan ke penjara yang berbeda setelah membuat dua sesama narapidana (napi) hamil.

Demi Minor, yang dipenjara selama 30 tahun karena menikam mantan ayah angkatnya hingga tewas, kini ditahan di unit rentan di penjara pria di New Jersey, Amerika Serikat.

Dia dipindahkan dari Fasilitas Pemasyarakatan Edna Mahan ke Fasilitas Pemasyarakatan Pemuda Garden State bulan lalu.

Dalam sebuah posting di blog Justice 4 Demi, Minor mengeklaim bahwa dia diejek dan digeledah oleh petugas.

Dalam unggahan yang berbeda, dia mengeklaim bahwa dia dipukuli selama proses pemindahan dan mengatakan bahwa dia salah gender beberapa kali.

Kasus Minor menjadi berita utama awal tahun ini ketika terungkap bahwa dia telah menghamili dua napi lainnya di Fasilitas Pemasyarakatan Edna Mahan.

Baca juga: Pria India Kaget Saat Tahu Istrinya Transgender, Mertua pun Digugat

Dalam setiap insiden, para wanita itu terlibat dalam 'hubungan seksual suka sama suka dengan orang lain yang dipenjara', seperti dilaporkan NJ.com.

LP Edna Mahan, yang dapat menampung hingga 800 napi, menyambut perempuan transgender tahun lalu.

Sebagai hasil dari kehamilan sebelumnya, Departemen Pemasyarakatan New Jersey mengatakan sedang meninjau kebijakannya dengan 'menerapkan modifikasi kecil.'

Saat ini ada 27 napi transgender di lokasi tersebut.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved