Rabu, 20 Mei 2026

Kriminal

Petani Dibunuh Diduga karena Pelaku Cemburu Korban Dekat dengan Istrinya

Seusai membacok korbannya dengan parang tajam berkali-kali, tersangka pelaku meninggalkan korban begitu saja di tengah jalan umum yang dikelilingi ...

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
FOTO: DOK. POLRES ACEH TENGGARA
Tim Kepolisian Resor Aceh Tenggara (Polres Agara) sedang melakukan identifikasi terhadap jasad Togar Ensudin (38), petani Desa Lawe Beringin Horas, Kecamatan Semadam, Agara, yang ditemukan terbunuh di jalan desa setempat, Selasa (2/8/2022) pagi. 

PROHABA.CO, KUTACANE - Warga di Aceh Tenggara (Agara) baru- baru ini dihebohkan oleh kasus pembunuhan seorang petani, Togar Ensudin (38).

Pria asal Desa Lawe Beringin Horas, Kecamatan Semadam, Kabupaten Agar aitu tewas dibunuh secara sadis saat sedang naik sepeda motor (sepmor) mengantar anaknya ke sekolah pada Selasa (2/8/2022) pagi.

Togar tewas dengan luka bacok pada bagian leher dan kepalanya.

Kondisi kepala korban nyaris putus.

Seusai membacok korbannya dengan parang tajam berkali-kali, tersangka pelaku meninggalkan korban begitu saja di tengah jalan umum yang dikelilingi persawahan.

Penemuan jasad korban dengan kondisi memilukan itu membuat gempar warga sekitar.

Tak lama setelah kejadian, insiden ini pun dilaporkan kepada pihak keluarga danpolisi.

Setelah itu, satu per satu fakta di balik kasus pembunuhan ini mulai terungkap meski tersangkanya melarikan diri alias buron.

Baca juga: Petani Lawe Beringin di Agara Meninggal Dibacok

Tersangka yang kini buron itu adalah KB (47) yang tidak lain merupakan orang satu kampung dengan korban.

Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Bramanti Agus Suyono mengatakan, pelaku nekat menghabisi nyawa korban diduga karena terbakar api cemburu yang sudah lama terpendam.

Menurut Kapolres, tersangka pernah menuding korban berselingkuh dengan istrinya.

Namun, prasangka dan tudingan itu tidak bisa dibuktikan, apalagi korban pun sudah memiliki istri dan anak.

“Ini motifnya cemburu membabi buta sehingga tega menghabisi nyawa korban Togar Ensudin,” ujar Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Bramanti Agus Suyono SIK MH didampingi Kasat Reskrim, Iptu Muhammad Jabir MH kepada Prohaba, Rabu (3/8/2022).

Kapolres menambahkan, antara korban dan tersangka pelaku sebenarnya sudah lama terlibat cekcok.

Pergesekan antardua lelaki ini bahkan sudah sempat tiga kali didamaikan oleh aparatur desa setempat.

Baca juga: Heboh! Tiga Korban dalam Satu Keluarga Dibacok Menggunakan Parang di Simpang Mamplam Bireuen

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved